Pengawasan Makanan Akan Ditingkatkan

43
0
PEMERIKSAAN. Tim gabungan melakukan pemeriksaan sampel makanan yang diambil dari Pasar Manis Ciamis Rabu (11/12). Makanan-makanan tersebut diperiksa di laboratorium mobile milik BPOM. Hasilnya ditemukan ikan asin teri mengandung zat kimia. Foto bawah, Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso SH MH SIK saat meninjau pemeriksaan makanan di laboratorium mobil keliling.

CIAMIS – Penemuan kandungan ikan teri mengandung zat kimia yang bisa membahayakan kesehatan, mengagetkan pemerintah dan DPRD Ciamis.

Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Ciamis Krishna Gunawan SSos menyesalkan penemuan ikan teri berzat kimia, karena ikan teri tersebut merupakan olahan dari luar Ciamis.

“Intinya dalam hal ini jangan sembarangan membeli atau menerima makanan yang memang ragu dan produknya tidak jelas,” ujarnya kepada Radar.

Pedagang yang menjual ikan asin di Ciamis, kata dia, kini harus berhati-hati setelah ditemukan ikan asin mengandung zat kimia. “Jangan sampai merugikan atau membahayakan konsumen, karena jelas pelanggaran,” ujarnya.

Untuk sementara ini, kata dia, Dinas Koperasi dan UMKM memberikan imbauan lisan kepada para pedagang agar tidak ada lagi pedagang yang menjual makanan berbahan berbahaya.


Saat ini, pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan dan pengawasan ketat soal masuknya barang-barang dari luar Ciamis. “Ditakutkan menjual makanan yang tidak sesuai. Makanya upaya kemarin melakukan razia gabungan ini, guna mencegah masuknya barang berbahaya menggunakan bahan kimia,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Ciamis Sopwan Ismail SPsi menyayangkan adanya temuan bahan berbahaya di makanan di Pasar Ciamis dua hari lalu. Untuk itu, dia berharap ada peningkatan pengawasan pangan di Ciamis dari Satgas Pangan.

Dia berharap tim gabungan memantau makanan tidak hanya saat menjelang Tahun Baru atau Natal atau hari-hari besar saja, namun harus menjadi agenda rutin pengawasan tersebut. “Karena kalau persoalan dengan makanan yang mengandung zat kimia, dampaknya akan merugikan masyarakat banyak dengan ujungnya jangka panjangnya bisa terkena penyakit,” paparnya.

Dia berharap tidak terulang lagi penemuan kandungan zat berbahaya di makan dan ikan di Ciamis.

Dia berpesan para pedagang harus lebih selektif menjual barang dagangannya. Jangan membeli asal-asalan. Apalagi membelinya di luar Ciamis.

“Saya kira alangkah baiknya, ma­kanan lokal saja khas Ciamis yang dijual di Pasar Ciamis. Lebih mendongkrak para UMKM dan meningkatkan PAD juga setidaknya barangnya bisa lebih aman,” ujarnya berpesan. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.