Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.3%

20.4%

8.3%

67%

Pengayuh Becak Meninggal di Trotoar Jalan Cimulu Kota Tasik

1001
0
EVAKUASI. Tim medis saat menurunkan jenazah Asep Sahmudin (60) di RUSD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Jumat (8/5). Sebelumnya, Asep meninggal di trotoar Jalan Cimulu, kemarin sekitar pukul 09.30. ISTIMEWA

TAWANG – Warga di sekitar Jalan Cimulu Kelurahan Tawangsari Kecamatan Tawang geger pada Jumat (8/5) sekitar pukul 09.30. Mereka menemukan seorang pengayuh becak meninggal dunia di trotoar Jalan Cimulu.

Pengayuh becak tersebut adalah Asep Sahmudin (60). Dia warga Citapen Kidul Kelurahan Empangsari Kecamatan Tawang. Tiba-tiba, Asep terjatuh dan meninggal dunia di trotoar.

Baca juga : Di Bungursari Kota Tasik, Istri Selingkuh Suami Gantung Diri di Warung

Salah seorang teman yang juga pengayuh becak, Ade Saripudin (55) mengatakan sebelum kejadian, dia sempat berbincang terlebih dahulu dengan Asep.

Saat itu almarhum mengeluhkan sesak napas. “Memang sudah biasa sesak napas,” ungkapnya.

Tidak lama kemudian, Asep pergi mengayuh becaknya. Tanpa penumpang. Ade berpikir Asep hendak pulang. Namun keanehan sudah terlihat beberapa saat ketika Asep mulai mengayuh becaknya.

“Dia seperti yang mau jatuh, tapi enggak jadi. Beberapa kali akhirnya dia jatuh,” tuturnya.

Ade pun berupaya mencari pertolongan dan memberi tahu petugas PSBB di wilayah Cimulu. Tim kesehatan pun didatangkan dan Asep dinyatakan meninggal dunia.

“Saya minta tolong ke aparat yang jaga, pas datang lagi ke sini dia sudah enggak gerak,” tuturnya.

Evakuasi jenazah Asep dilakukan oleh petugas dengan mengenakan APD dan dibawa ke Kamar Mayat RSUD dr Soekardjo. Hal itu sebagai antisipasi karena dikhawatirkan almarhum meninggal karena Covid-19.

Proses evakuasi sempat menjadi tontonan warga yang melintas di jalur tersebut. Namun tidak ada yang berani mendekat ke lokasi, bahkan setelah jenazah diangkut.

Petugas kamar mayat pun melakukan pemulasaraan kepada jenazah. Namun pada akhirnya jenazah Asep diserahkan kepada keluarganya.

Baca juga : Soal THR, Disnaker Kabupaten Tasik Minta Pengusaha Berdialog dengan Pekerja

Wakil Direktur Umum RSUD dr Seokardjo H Deni Diyana menyebutkan hasil pemeriksaan dokter, pengayuh becak itu negatif Covid-19. Pihaknya pun menyerahkan jenazah untuk dibawa oleh pihak keluarga.

“Tidak dengan pemakaman khusus, kita serahkan ke keluarga,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.