Pengedar 1 Kg Ganja di Kandang Ayam Diringkus BNN Kota Tasik

771
0

KOTA TASIK – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya menangkap 2 bandar ganja di wilayah Kecamatan Cibeureum, Selasa (07/07) pagi.

Dari kedua pelaku ini BNN mengamankan barang bukti ganja seberat 1,25 Kg, yang disimpan di kandang ayam.

Kepala BNN Kota Tasik, Tuteng Budiman mengatakan, kedua tersangka ini berinisal J (47) dan E (39).

Dari para tersangka ini pihaknya tak hanya mengamankan ganja siap edar seberat 1,25 kilogram.

Namun pihaknya juga dari tersangka J mengamankan sabu seberat 2 gram sisa penjualan pelaku, uang Rp 70.000, 4 kartu ATM, dan 3 KTP (pemiliknya 1 KTP-nya 2).


“Ganja itu dibeli dari bandar besarnya yang sedang kita kejar sebesar Rp 7 juta per kilogram. Pelaku jual diecer dengan paket Rp 400 ribu. Paket kecil ini tak digram oleh pelaku,” ujar Tuteng kepada radartasikmalaya.com, Selasa (07/07) siang.

Terang dia, kasus ini terungkap setelah pihaknya mengumpulkan berbagai informasi dari masyarakat.

Modusnya pelaku menjual ganja dan sabu itu dengan ditempel sesuai pesanan pembelinya.

“Barangnya didapat dari mana sedang dilakukan pengembangan dan diselidiki kita ke atasnya. Barang bukti itu disimpan di kandang ayam di rumah pelaku J. Untuk mengelabui petugas, memang disimpan di kandang ayam dimasukan ke kaleng bekas kue,” terangnya.

“Awal terungkap dari pelaku E kita tangkap dengan barang bukti 25 gram ganja. Lalu kita kejar pemasoknya yaitu J yang rumahnya beda kampung dengan E. Dari J kita amankan 1 kilogram ganja dan sabu 2 gram sisa jual,” sambungnya.

Tegas Tuteng, para pelaku ini keduanya residivis dalam kasus sama. “Ancaman yang dikenakan kepada para pelaku karena beberapa kali residivis diancam hukuman penjara seumur hidup pasal 111, 112, 114 Undang Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegasnya.

Jelas Tuteng, para pelaku ini menjual narkoba itu tersebar di wilayah Pringan Timur. “Mereka berteman dalam bisnis narkoba ini. Ini hasil laporan dari informasi masyarakat lalu berantai kita kejar bandarnya,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.