Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.2%

20.4%

8.1%

67.2%

Pengedar Sabu Jaringan Perempuan Diringkus Polres Garut Usai Pesta

169
1
DIPERIKSA. Anggota Satuan Narkoba Polres Garut meminta keterangan dari wanita yang diduga sebagai pengedar sabu Minggu (9/8). humas polres untuk rakyat garut

GARUT KOTA – Satuan Reserse Narkoba Polres Garut mengamankan seorang perempuan yang diduga menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu di wilayah perkotaan Garut.

Penangkapan pelaku berinisial EN alias Neng setelah pihak kepolisian sebelumnya menangkap satu orang pengedar sabu yang diduga jaringan perempuan ini.

Baca juga : PCNU Siap Bawa Garut Lebih Maju

“Ini hasil pengembangan dari AB alias Acek yang telah diamankan sebelumnya,” ujat Plh Kasubag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hudayat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/8). Muslih menerangkan perempuan tersebut diamankan saat berada di rumahnya di Kelurahan Regol Kecamatan Garut Kota.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti dua plastik klip bening yang masing-masing berisi tiga paket kecil diduga narkotika jenis sabu-sabu.

“Semuanya dimasukkan ke dalam bungkus rokok warna hitam dengan berat bruto keseluruhan 2,36 gram,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, EN mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari temannya berinisial AB alias Acek.

Rencananya, narkotika jenis sabu-sabu tersebut akan diedarkan di daerah Garut bersama orang lainnya yang kini berstatus sebagai DPO.

“Sebelumnya mereka bertiga bersama-sama sempat pesta narkotika jenis sabu-sabu di salah satu tempat,” ucapnya.

Muslih menuturkan, EN sudah dibawa ke kantor Sat Narkoba Polres Garut guna penyelidikan lebih lanjut.

Selain EN, terang Muslih, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain di antaranya satu buah cangklong dari kaca pyrex, dua buah sendok yang terbuat dari potongan sedotan, tiga buah sumbu, satu buah korek kuping bekas pakai yang dibalut dengan tissu warna putih, satu buah korek gas warna merah yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok.

Baca juga : Warga Tak Pake Masker, Pemkab Garut tak Keluarkan Sanksi, Tapi..

“Serta satu buah alat hisap sabu/bong yang terbuat dari botol minuman dan 1 buah handphone,” katanya.

Atas perbuatan yang telah dilakukannya, EN dijerat pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya paling singkat 4 tahun penjara, paling lama 12 tahun penjara,” paparnya. (yna)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.