Pengelola Taksi Online Minta Ketegasan

505
0
MINTA KETEGASAN. Lima koperasi pemegang izin pengelolaan Angkutan Sewa Khusus (ASK) atau taksi online mendatangi Dishub Kota Tasikmalaya, Kamis (3/5).

INDIHIANG – Sebanyak lima koperasi pemegang izin pengelolaan Angkutan Sewa Khusus (ASK) atau taksi online mendatangi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya, Kamis (3/5). Mereka mendesak pemkot menindak tegas maraknya taksi online ilegal yang beroperasi.

Pengurus Koperasi Angkutan Rakyat Indonesia (Koparindo) Dedi Rahman didampingi pengurus koperasi MSSB, HTOB, Kopatas dan Kobanter me­nyebutkan saat ini nyaris tidak ada pembeda antara taksi online yang legal setelah uji kir dan yang tidak berizin.

“Tidak ada pembeda, sebab tidak ada tindakan atau penegakan terhadap aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah sendiri,” tegas Dedi usai pertemuan di Kantor Dishub,.

Pengurus Koperasi Himpunan Transportasi Online Bandung (KHTOB) Akbar S Ilhami menyoroti pula menjamurnya koperasi dan Perseroan Terbatas (PT) yang beroperasi untuk membuat akun pendaftaran driver namun tidak mengantongi izin pengelolaan ASK.

“Hal ini juga harus mendapatkan perhatian dari pemerintah. Karena bisa dipastikan akan semakin banyak driver yang dihasilkan namun tidak berada di bawah naungan koperasi yang memiliki pengelolaan ASK-nya,” ujar Akbar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya Aay Zaini Dahlan mengungkapkan penegakan aturan pasti akan dilakukan. Namun, pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat dan provinsi terkait regulasi dan penindakannya.

“Tidak perlu ada penambahan lagi. Pada prinsipnya lebih baik seperti itu kalau saya. Tetapi untuk izin koperasi ranahnya memang bukan ada pada saya,” terangnya.

Koperasi pemegang izin ASK, kata dia, tak perlu khawatir dan teruslah menjalankan program yang telah diatur pemerintah. “Karena nanti jika ada penindakan sudah siap.

Memang pada prinsipnya lima koperasi ini saja yang beroperasi menangani ASK di Kota Tasikmalaya yang sudah ada dan berjalan hingga saat ini,” papar dia. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.