Pengembang Tahap II Tuding Masalah Gedung Tulip RSUD Terjadi saat Pengembang Tahap I

175
0
Loading...

TAWANG – Dugaan banyaknya masalah di proyek pembangunan Gedung Tulip RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya terus bergulir.

Manajemen Konstruksi (MK) Pengembang Proyek Gedung Tulip RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Tahap II, Nanang Nurjamil angkat bicara soal ini.

Nanang membantah jika berbagai masalah yang ditemukan pihak DPRD dan RSUD adalah kesalahan pihaknya.

Baca juga: Wow.. Ternyata Gedung Tulip RSUD dr Soekardjo Diduga Banyak Masalah

Kata dia, sejak awal pengerjaan yang dilakukan pihaknya, sebagai Pengembang Tahap II dalam pengerjaan proyek itu diduga sudah banyak masalah dalam pengerjaan di Tahap I. Yaitu tahap kontruksi awal.

“Masalah di sini (Gedung Tulip, Red) sudah muncul sejak pembangunan konstruksi di tahap I. Ya berawal dari manajemen perencanaannya,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Rabu (3/7).

Baca Juga: Soal Kondisi Gedung Tulip RSUD Kota Tasik, Begini Kata Adang..

“Yang saya lakukan ini adalah klarifikasi ya. Kita buka-bukaan saja. Karena dari 19 item yang dituduhkan DPRD itu tidak ada di kontrak kerja kami. Dan kami telah bekerja secara benar,” sambungnya.

Terang dia, permasalahan di Gedung Tulip ketika akan dikerjakan pihaknya, sangat banyak. “Kalau mau saya buka, ini kesalahannya dari awal perencanaan. Contohnya saat akan kita pasang lift, konstruksinya ternyata miring,” ungkapnya.

Loading...

Maka, tambah dia, terpaksa pihaknya mengupas lagi beton konstruksinya agar lift dapat berfungsi maksimal dari lantai atas sampai bawah.

“Lalu tidak ada kuring atau saluran pipa untuk memasukan air dari kamar mandi. lalu ya kita kuring lagi,” tambahnya.

Hal lainnya adalah apa yang terjadi masalah-masalah di lantai atas tidak ada dikontrak Rencana Anggaran Bangunan (RAB) dengan pihaknya.

“Jadi kasihan pengembang tahap II ini. Bukan saya membela mereka. Tapi kenyataanya seperti itu dan yang banyak dibenahi masalah di tahap I itu oleh kami,” jelasnya.

Jadi, tukas dia, sebenarnya masalah di gedung ini ada dua hal. Yaitu tahap struktur awal dan konon kontraktor tahap I itu sudah ditahan.

“Lalu saya sendiri sudah meminta pihak konsultan untuk melakukan revisi gambar. Tapi ya begitu. Padahal kontraktor bekerja sesuai dengan gambar perencanaan dan RAB,” jelasnya.

Sebelum melakukan klarifikasi terkait hal ini, MK pengembang proyek tahap II dan Kuasa Hukum RSUD, Taufik Rahman sempat terlibat diskusi panas yang membahas berbagai permasalahan di Gedung Tulip tersebut. (rez)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.