Pengemis Sekeluarga Diseruduk Mobil di Cikurubuk Kota Tasik, Ini Pengakuan Perempuan Pengemudi

31933
10
radartasikmalaya.com
Mobil yang menabrak 3 pengemis di Jalan Terusan Situ Gede Kota Tasik saat dievakuasi Satlantas Polresta Tasik, Jumat (25/09) siang. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Kasus kecelakaan di Jalan Terusan Situ Gede dekat Pasar HPKP II, Cikurubuk, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, kemarin Jumat (25/09) hingga Sabtu (26/09) masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.

Kecelakaan yang merenggut korban jiwa seorang pengemis itu berdasarkan keterangan perempuan pengemudi mobil, menurut Kanit Laka Satlantas Polresta Tasik, Ipda Zezen Zaenal, akibat kelalaian.

“Jadi berdasarkan hasil pemeriksaan sementara si pengemudi hilang konsentrasi ketika mengemudi mobilnya,” katanya kepada wartawan, Sabtu (26/09) siang.

“Jadi ketika dia mengemudi melintasi lokasi kejadian sempat mengambil hapenya didashboard mobil karena mau mengirim pesan whatsapp,” sambungnya.

Namun, terang Zezen, hapenya malah jatuh ke bawah mobil tepatnya di kolong jok mobil. Lalu si pengemudi malah berusaha mengambil hape yang jatuh itu.

“Nah, saat ngambil Hp itu mobil melesat tak terkendali ke arah kiri jalan. Intinya pengemudi melakukan aktivitas lain selain megang kemudi. Ya itu ngoprek hape bari nyetir (Main Hp sambil nyetir),” terangnya.

Zezen menambahkan, pengemudi mobil itu, berinisial WL (29) warga Tuguraja, Cihideung Kota Tasik. Dia sendirian di dalam mobil itu. Saat dimintai Surat Izin Mengemudi (SIM), dia tak memilikinya.

“Kasusnya masih dalam penyelidikan hingga kini. Iya dia tak punya SIM,” tambahnya.

Kasatlantas Polresta Tasikmalaya, AKP Bayu Tri Nugraha mengimbau kepada para pengguna jalan agar tetap taat hukum ketika berkendaraan di jalan raya.

“Karena jalan itu adalah milik umum. Jadi kalau kita tak hati-hati akan membahayakan nyawa orang lain,” tuturnya.

Jelas Bayu, si pengemudi mobil dalam kasus ini tidak kebut-kebutan melainkan teledor. Dan belum mempunya SIM.

“Kemudian untuk para korban dan pejalan kaki ya kalau mau duduk carilah tempat yang lebih aman. Sebab, lokasi itu bukan tempat duduk tapi untuk pejalan kaki,” jelasnya.

Tukas Bayu, walaupun kecelakaan ini memang murni kelalaian si pengemudi, yang mau duduk harus pada tempatnya dan bukan dipinggir jalan.

“Karena ya kita tak tahu kapan ada mobil yang nyelonong. Lebih baik kan menghindari resiko kecelakaan. Apalagi info dari para pedagang, para korban sudah disarankan untuk tidak duduk di lokasi itu karena berbahaya. Nah akhirnya ada kejadian ini,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

Berita Terkait :

Sekeluarga Pengemis Diseruduk Mobil di Cikurubuk Kota Tasik, Sang Anak Tewas

Loading...
loading...

10 KOMENTAR

  1. Jgn tebang pilih dong, proses aj tuh bagaimanapun dia salah, SDH tdk punya SIM, maen hp lagi, berani gak polisi untuk memproses nya? Jgn mentang2 perempuan terus dia lepas dari jerat hukum, itu sudah jelas melanggar undang2 lalu lintas.

  2. Di banyak kejadian typical pengemudi seperti ini sok gengsi pingin disebut the have, padahal mobil dapat pinjem, berdasarkan analisa dangkal saya dg indikasi2 : tidak punya aturan, ter-buru2 ambil HP jatuh dibangku, kemungkinan mau menjawab panggilan masuk dari si empunya mobil, usia 29 tidak memiliki SIM, padahal SIM penghuni setia dompet.

  3. Tidak d benarkan mengemudi sambil main hp,karna itu membahyakan orang lain,udh sering saya lihat orang macam begini mengemudi sambil main hp/telponan,ga supir bus,ga travel yg pernah saya naiki mengemudi sambil telponan,,mohon untuk d tindak lanjuti supaya ga ada korban lagi & memberikan epek jera buat si pelaku.

  4. kejadian ini gak di sengaja..pengemudi nya juga gak ingin kejadian ini…tapi proses hukum yg ditegakkan..dan yg penting kejadian ini kehendak alloh swt..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.