Pengikut Sebut Sensen sebagai Presiden

42

TAROGONG KIDUL – Para pengikut Sensen Komara kembali berulah. Kali ini mereka menyebut Sensen sebagai Presiden Pusat Republik Indonesia.

Pengakuan pengikut Sensen yang kebanyakan berdomisili di wilayah Kecamatan Caringin ini ditulis tangan di selembar kertas.

Surat pernyataan juga diketik dan diberikan kepada aparatur pemerintah kecamatan setempat. Dalam surat pernyataan yang diketik dan dikeluarkan tanggal 11 Juni 2019 ini tertera nama pembuatnya, yakni atas nama Ham.

Kapolsek Caringin Iptu Sularto membenarkan adanya selebaran yang dibuat oleh pengikut aliran sesat NII tersebut. Selebaran itu dibuat oleh salah seorang pengikut Sensen Komara yakni NS, adik kandung Ham.

“Iya benar ada surat dan selebaran itu. Sekarang selebaran itu sudah kami amankan,” terang kapolsek saat dihubungi wartawan Jumat (14/6).

Menurut dia, pengikut Sensen di Kecamatan Caringin memang banyak. Mengenai Ham, kapolsek mengakui bahwa dia merupakan pengikut setia aliran sesat tersebut.

Bahkan Ham pernah membuat heboh pada Desember 2018. Saat itu dia membuat pernyataan bahwa Sensen merupakan rasul.

“Ham ini sekarang sudah menjalani proses hukum. Bahkan kasusnya tinggal menunggu putusan dari pengadilan,” terangnya.

Mengenai selebaran, pihaknya sudah mengamankannya supaya tidak membuat gaduh di masyarakat. Seedangkan terkait proses hukumnya, pihaknya sudah melimpahkan ke Satuan Reskrim Polres Garut.

“Kami juga sudah menenangkan masyarakat agar bisa menahan diri. Memang ada gejolak di masyarakat. Apalagi kasusnya terulang lagi dan dilakukan keluarga Ham,” katanya.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Garut Ipda H Muslih mengatakan anggota Reskrim sudah bergerak untuk melakukan proses lebih lanjut terkait permasalahannya ini.

“Malam ini (kemarin, Red) yang bersangkutan akan dijemput dan dimintai keterangan terkait aksinya ini,” paparnya. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.