Pengikut Sensen Akan Dilaporkan

19

KARANGPAWITAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Caringin akan segera melaporkan salah satu warganya kepada pihak kepolisian karena diduga melakukan penistaan agama dengan mengakui Sensen Komara sebagai rasul.

“Rencananya kami akan laporan resmi ke polisi setelah kami koodinasi dengan MUI Kabupaten Garut dan para tokoh masyarakat di sini (Caringin),” ujar Ketua MUI Kecamatan Caringin Ahmad Nurjaman saat dihubungi Rakyat Garut, Rabu (5/12).

Pihaknya tidak akan membiarkan ajaran sesat ini terus berkembang di daerahnya. Salah satu cara yang dilakukan yakni memproses hukum pengikut aliran sesat ini.

“Kami sangat prihatin dengan ada warga Caringin yang mengakui adanya rasul selain Nabi Muhammad. Ini jelas sudah sesat,” terangnya.

Ahmad menerangkan berdasarkan hasil pendataan yang dilakukannya, saat ini di Kecamatan Caringin ada 40 pengikut Sensen yang terdiri dari 20 kepala keluarga.

“Jumlahnya memang tidak bertambah signifikan dari dulu segitu,” terangnya.

Ahmad menerangkan ajaran Sensen bisa masuk ke Kecamatan Caringin karena faktor keyakinan yang dianut beberapa warga saja, bukan karena faktor ekonomi.

“Bukan dari faktor ekonomi, ini melainkan kepercayaan saja. Kalau ekonomi para pengikut Sensen ini sejajar dengan warga yang lain,” terangnya.

Dalam kehidupan sehari-harinya juga, kata dia, pengikut Sensen tidak menunjukkan perbedaan. Mereka biasa bersosialisasi dengan warga lainnya.

“Hanya perbedaannya itu waktu ibadah saja, kalau aktivitas sehari-hari normal saja,” katanya.

Ahmad menambahkan meski sekarang ini aliran sesat ini kembali mencuat dengan adanya pengikut baru, tetapi untuk keamanan masih kondusif. Masyarakat tidak resah dan terjaga dengan baik.

“Untuk antisipasi adanya ancaman keamanan dari masalah ini, maka kami akan segera laporkan masalah ini ke polisi,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.