Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Kepada Tenaga Pendidik 

6

CIAMIS – Badan Narkotika Nasional (BNNK) Ciamis menggelar kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba (Bangwawan).

Kegiatan bertempat di Aisyah Meeting Room The Priangan Hotel Jl. Yos Sudarso No.92 Ciamis, Selasa (18/09/2018).

Sebanyak 30 peserta yang hadir merupakan perwakilan dari Guru-guru tingkat SD, SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis.

Narasumber pada kegiatan ini, yaitu Kepala BNNK Ciamis AKBP Yaya Satyanagara, S.H., Kasi P2M BNNK Ciamis Deny Setiawan, S.Sos., M.M. dan Kasi Rehabilitasi BNNK Ciamis Aris Nuryana, S.Sos.

Menurut Kasi P2M BNNK Ciamis Deny Setiawan, S.Sos., M.M. sekaligus ketua pelaksana kegiatan, menjelaskan bahwa masalah penyalahguanaan narkoba khususnya pada remaja adalah ancaman yang sangat mencemaskan bagi keluarga khususnya.

“Pengaruh narkoba sangatlah buruk, baik dari segi kesehatan pribadinya, maupun dampak sosial yang ditimbulkannya. Masalah pencegahan penyalahgunaan Narkoba bukanlah menjadi tugas dari aparat hukum semata, melainkan menjadi tugas kita bersama termasuk tenaga pendidik didalamnya,” tuturnya.

Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, kata dia, para peserta mampu untuk membentengi diri dan mampu untuk menyebarkan informasi ini kembali di lingkungannya masing-masing.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala BNNP Jawa Barat Brigjen Pol Sufyan Syarif, S.H., M.H., sekaligus memberikan sambutan dan arahan kepada peserta.

Sufyan menjelaskan, bahwa Upaya Pencegahan Dan Pemberantasas Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dilakukan sejak dini sangatlah diperlukan.

Tentunya, peran orang tua dalam keluarga dan juga peran pendidik di sekolah sangatlah besar bagi pencegahan penanggulangan terhadap Narkoba.

Pentingnya pemahaman wawasan guru-guru terhadap narkotika yang merupakan permasalahan generasi muda dan bahayanya narkotika serta adanya jenis-jenis narkotika baru dan obat-obatan yang merupakan pintu masuk kepada penggunaan narkotika, sehingga dengan adanya pencegahan secara dini diharapkan nanti ketika saat bertambah usia tidak terjebak kepada narkotika sebenarnya.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dalam upaya P4GN, meningkatkan kesadaran dan peran serta dalam hal ini dinas pendidikan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang terbebas dari penyalahgunaan narkoba, serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya narkoba,” pungkas Sufyan. (rls)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.