Pengukuhan SOTK Pemkot Tasik Segera Digelar, 7 Orang Naik Jabatan

85
0
H Muhammad Yusuf
Loading...

INDIHIANG – Pengukuhan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru di lingkungan Pemkot Tasikmalaya, diprediksi akan dilaksanakan pertengahan bulan ini. Setelah izin rekomendasi pelantikan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikantongi.

Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf mengungkapkan berdasarkan informasi terakhir, usulan rekomendasi pengukuhan sudah tuntas di level Provinsi Jawa Barat. Saat ini, tengah diproses di Kemendagri dan dalam waktu dekat akan segera disetujui.

“Informasi yang kami terima, paling lambatnya pertengahan bulan ini semoga segera terealisasi,” kata dia usai penyerahan CSR dari Bank BJB kepada panti asuhan di ruang VVIP bale kota, Kamis (14/1).

Dia menceritakan mulai tahun ini terdapat peraturan baru di internal Kemendagri yang harus ditempuh daerah. Ketika hendak mengajukan usulan berkaitan pelantikan pegawainya, harus ditandatangani langsung Menteri Dalam Negeri.

Baca juga : HEBOH Mortir Ditemukan Warga Plang Kota Tasik

loading...

“Biasanya kan cukup di tingkatan Dirjen, sekarang harus oleh Pak Menteri langsung. Jadi rentetan tahapannya agak panjang dan tidak bisa secepat biasanya,” tutur Yusuf.

Menurutnya, pada pengukuhan SOTK baru sebetulnya tidak banyak terjadi pergeseran, dan hanya beberapa saja yang mengalami rotasi atau promosi. Sebab, terdapat pegawai yang pensiun ketika jabatannya diisi terjadi efek domino.

“Misalnya ada yang naik itu sekitar 7 orang saja kalau tidak salah, kebanyakannya pengukuhan.

Nah, meski seperti itu kita tetap harus menunggu persetujuan Mendagri supaya Plt wali kota tidak salah di mata hukum,” paparnya.

Di sisi lain, Yusuf mengakui rentetan birokrasi yang menjadi agak panjang itu mau tak mau harus diikuti Pemkot. Meski secara progres laju pemerintah, diakui cukup terganggu adanya regulasi baru tersebut.

“Sebab APBD tahun ini kan sudah disahkan dengan format sesuai SOTK baru. Alokasinya kan harus sudah kita jalankan, sementara kemarin gaji juga sempat terhambat,” keluh dia.

Maka dari itu, kata Yusuf, pihaknya menyiasati hal yang bisa ditangani daerah. Semisal mengembalikan fungsi SOTK lama, sebab sampai sejauh ini belum terjadi pengukuhan dan pengguna anggaran (PA) di setiap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) masih orang yang sama.

“Maka gaji dan TPP bisa dicairkan, karena itu hal mendesak. Hanya saja, PA-nya hanya bisa membelanjakan biaya gaji saja, belum dengan kegiatan lain,” ucap Yusuf.

Asisten Administrasi Umum Kota Tasikmalaya H Asep Goparulloh mengatakan lambatnya pengukuhan SOTK baru, sejatinya tidak terlalu terdampak terhadap kelangsungan pelayanan dan roda pemerintahan.

“Keterlambatan ini, karena kehati-hatian kami sebab adanya mekanisme dan aturan baru. Tugas, fungsi dan wewenang sudah berjalan normal sebetulnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan saat ini terdapat beberapa jabatan kosong yang di Plt-kan. Terutama unsur pelaksana teknis dan posisi lain yang harus dijabat pelaksana tugas.

“Pada pengukuhan SOTK juga, kelihatannya ada beberapa rotasi-mutasi namun kebanyakan pengukuhan,” tutur Asep. (igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.