Pengunjung Karaoke Positif Narkoba

139
Istimewa PERIKSA. Sat Narkoba Polres Tasikmalaya Kota dan BNN memeriksa sejumlah pengunjung karaoke Sabtu (1/12).

TASIK – Sat Narkoba Polres Tasikmalaya Kota dan BNN Kota Tasikmalaya melakukan operasi gabungan di tempat karaoke. Empat pengunjung positif dan satu orang ditahan dengan barang bukti puluhan pil psikotropika, Minggu (2/12).

Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya Kota AKP Hamzah Badari menerangkan upayanya dalam mengungkap kasus peredaran narkoba di Kota Tasikmalaya. Tempat hiburan menjadi sasaran, khususnya karaoke. “Ya, yang kita periksa pengunjung di beberapa tempat karaoke yang ada di Kota Tasikmalaya,” ungkapnya kepada Radar.

Sekitar pukul 21.00 Sabtu malam (1/12), petugas mendapati empat orang yang positif menggunakan psikotropika. Ke empatnya langsung digiring ke Mapolresta untuk diproses lebih lanjut. “Waktu pemeriksaan ada empat yang positif,” tuturnya.

Saat pengecekan ulang, dua orang hasilnya menjadi negatif sehingga langsung dipulangkan. Pihaknya menilai ada error dalam pemeriksaan pertama. “Jadi dua orang yang akhirnya kita periksa lebih lanjut, karena yang dua ternyata hasilnya negatif,” terangnya.

Salah satu yang diamankan yakni, AS (40) alias Edo warga Singaparna Tasikmalaya. Dia mengaku mendapatkan obat itu dari temannya di Bandung. Petugas mencurigai bahwa Edo masih memiliki barang lainnya. “Dia ngaku sisa dua sudah diminum, tapi kita curiga dia masih punya dan langsung kita kembangkan ke rumahnya tadi (Minggu) subuh,” katanya.

Di rumah Edo, polisi menemukan 10 butir alprazolam . 28 zypras dan 19 estazolam. Obat tersebut di simpan di sebuah tas yang ada di dalam kamarnya. “Total barang bukti yang kita amankan 57 butir dari tiga jenis obat berbeda,” tuturnya.

Edo mengaku obat itu dikonsumsi karena merasa susah tidur, mengingat sifat penenang dalam kandungan obat-obatan tersebut. Saat ini, Edo ditahan di Polres Tasikmalaya Kota untuk diproses lebih lanjut. “Yang satu orang lagi tidak kita temukan barang bukti, jadi lebih kepada pembinaan (rehabilitasi),” ungkapnya.

Kasi Pencegahan BNN Kota Tasikmalaya Giman Firmansyah mengatakan tempat hiburan memang cukup rentan dikunjungi pengguna narkoba. Pasalnya penyalahguna narkoba mayoritas orang yang butuh hiburan. “Rentan sekali, mereka mengonsumsi itu kan karena butuh hiburan dan ketenangan,” imbuhnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.