Pengunjung Toserba di Kota Banjar Membludak, Antrean Hingga Jalan Raya

977
2

BANJAR – Warga dan pengendara di Jalan Letjen Soewarto Kota Banjar dibuat kaget. Pasalnya, antrean pengunjung super market mengular hingga pinggir jalan.

Kondisi antrea dan kerumunan orang panjang dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini justru membuat khawatir warga.

Salah satunya diungkapkan oleh warga Kecamatan Banjar, Suhendar. Ia mengaku kaget ketika melewati supermarket tersebut. Antrean orang belanja mengular hingga ke pinggi jalan raya.

“Katanya PSBB, tapi kok banyak orang berkerumun dan antre sampai pinggir jalan. Kemana petugas ya? kok dibiarkan begoitu saja. Ini jelas melanggar pelaksanaan PSBB dong kalau begini kondisinya,” keluhnya Jumat (15/5).

Berita terkait : Sidik: Tutup Supermarket Jika Bahayakan Warga & Langgar PSBB Kota Banjar

Warga lainnya, Supriatna meminta petugas berwenang baik aparat maupun satgas gugus tugas untuk turun ke lapangan dan menetralisir kondisi itu.

Ia heran, kesedaran masyarakat untuk mematuhi aturan PSBB masih dihiraukan. “Covid-19 ingin cepat berlalu, tapi aturan tidak dijalankan dengan baik. Jaga jarak masih dihiraukan,” ungkapnya.

Salah satu pengunjung supermarket tersebut berinisial ‘AR’ antre lantaran kebutuhan untuk membeli sembako sudah mendesak.

Selain itu kebiasaan rutin untuk menyiapkan bahan makanan saat lebaran nanti menjadi tuntutan ibu rumah tangga tersebut rela antre hingga pinggir jalan.

“Yang penting pakai masker dan tetap menjaga jarak kan mas, kenapa dipermasalahkan?” katanya.

Pantaua Radar Tasikmalaya, antrean pembeli yang mengular hingga pinggir jalan baru terjadi hari ini.

Sebelumya pun, super market ini menjadi buruan warga yang ingin berbelanja sejak sepekan lalu, namun tidak sampai membludak seperti hari ini.

(Cecep Herdi/Radar Tasikmalaya)

Loading...
loading...

2 KOMENTAR

  1. Ass wr wb.
    Bu haji Ade Uu punten nyuhunkeun diperhatoskeun eta warga. Rupi na teu terangeun naon ari corona teh. Naon ari PSBB teh. Hawatos bu wali.
    Hatur nuhun
    Erna, sumanding kulon

  2. Itu membludak kan karna protokol nya harus cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh dulu sebelum masuk… Lihatnya jangan di luar aja , sapa tau di dalam ga seramai itu….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.