Pengusaha yang Tak Pernah Lepas dari ”Godaan Jabatan Politik”

107
JAMUAN. H Amir Mahpud dijamu makan di rumah Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Jakarta.

Dalam setiap perhelatan politik baik di tingkat lokal, regional maupun nasional. Sosok H Amir Mahpud SE selalu tampil paling depan dan total.

Totalitasnya dalam setiap perhelatan politik tidak bisa diragukan lagi, bahkan dia kerap dihujani berbagai pertanyaan dari masyarakat, seputar target dan tujuan dari keterlibatannya di dunia politik.

Namun semua pertanyaan dan kepenasaran masyarakat itu luluh oleh konsistensinya dalam menyikapi kesuksesan dukungannya. Artinya ia tetap kembali ke habitat awalnya yakni sebagai pengusaha.

Amir Mahpud adalah sosok pengusaha nasional kelahiran Tasikmalaya. Ia merupakan pemilik dari perusahaan transportasi yang berada dalam bendera Mayasari Grup dan Primajasa Perdanaraya.

KEKELUARGAAN. Saat menjemput Titiek Soeharto di Bandara Wiriadinata.

Ia merupakan anak ke-4 dari pasangan H Engkud Mahpud (alm) dan Hj Siti Muniroh (alm) yang dikenal sebagai pengusaha ulet, jujur, dermawan dan rendah hati.

Bapak tiga orang anak ini kemudian membuat usaha baru yang masih dalam bidang transportasi, namun dengan mengambil jalur luar kota yakni antar kota dan antar provinsi.

Sukses sebagai pionir keluarga dalam bidang transportasi luar kota dan usahanya tersebut terus berkembang, bahkan mulai merambah ke bidang usaha lain.

Warisan kedermawanan kedua orang tuanya, juga dilakukan Amir Mahpud lewat pemberian beasiswa bagi keluarga karyawan, anak yatim, keluarga tidak mampu dan masyarakat pada umumnya.

Program pemberian beasiswa itu sudah dilakukan sejak tahun 2.000-an. Juga santunan yang bersifat spontan kerap dilakukan ketika terjun ke lapangan dan masyarakat.

Dalam bidang agama, ia secara rutin menyelenggarakan pengajian bersama karyawan-karyawannya.

Selama ini, orang mengenal H Amir Mahpud hanya dari dua sisi yakni pengusaha dan politisi. Padahal dibalik kedua sisi tersebut, banyak aktivitas lainnya baik itu olah raga, sosial, agama dan lain-lainnya dilakoni.

PENGHARGAAN. H Amir Mahpud menerima penghargaan dalam Balapan di Valencia Spanyol.

Dalam bidang olah raga misalnya, ia dikenal sebagai pembalap Formula Toyota, Formula Bramham, Formula Asia dan Gokart yang handal. Selain sempat menjuarai di Tingkat Nasional, juga sempat menjadi perwakilan Indonesia ke ajang internasional yakni Kejuaraan Dunia di Italia dan Spanyol. Bahkan, dunia balapan yang membawa Amir Mahpud dekat dengan Keluarga Cendana terutama Tommy Soeharto yang sama-sama pembalap nasional.

Selain itu, Amir Mahpud berhasil dalam membina rumah tangga, ketiga anaknya telah berhasil mencapai pendidikan hingga S2 dalam usia 21 tahun. Bahkan anaknya akan melanjutkan studi S3 di Amerika Serikat akhir tahun ini, yang diterima di Stanford University.

Dalam bidang usaha, ia dikenal dekat dengan Hashim Djojohadikusumo yang merupakan saudara laki-laki Prabowo Subianto. Dalam bidang politik, ia juga sangat dekat dengan Amien Rais, Hatta Rajasa, Fuad Bawazir, dll. Bahkan, dia pun termasuk salah seorang Deklarator Partai Amanat Nasional (PAN).

Ia pun sempat menduduki jabatan sebagai salah-satu Bendahara Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) era Adi Sasono. Dan kini tercatat dijajaran Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Bidang Logistik.

Reputasi dalam bidang politiknya, ternyata tidak berjalan lurus dengan ambisi politik kebanyakan orang. Buktinya, tawaran berbagai jabatan politik sempat datang selalu ditolaknya dengan cara halus dan etis. Di masa euforia reformasi misalnya, dia sangat dekat dengan tokoh reformasi Amien Rais, sempat mendapat tawaran langsung dari Tokoh Reformasi tersebut untuk menjadi Anggota DPR RI di “nomor jadi”.

Namun tawaran itu ditolaknya dengan alasan ingin tetap berkonsentrasi dan fokus dibidang bisnis.

Saat pemerintahan Presiden SBY berkuasa pun, dia sempat mendapat tawaran menduduki salah satu jabatan dilingkungan BUMN. Dan tawaran itu pun ditolaknya dengan halus. “Saya ingin tetap fokus di usaha yang saya bangun..” ujarnya saat ditanya seputar penolakannya itu.

Konsistensi dan totalitasnya dalam kancah politik, tentu banyak mengundang decak kagum. “Godaan Politik” pun kembali datang saat Pilgub Jabar. Dia tiba-tiba dipanggil ke Hambalang oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Dia pun datang dengan didampingi beberapa orang dekat Prabowo yang juga Mantan Ketua DPD Gerindra Jabar, Mulyadi.

Dalam pertemuan tersebut, dengan tegas Prabowo meminta agar Amir Mahpud bersedia dicalonkan sebagai Gubernur Jawa Barat. Dengan rasa kaget bercampur bangga, ia tak langsung menjawab namun meminta waktu mempertimbangkannya.

Meski itu sebuah tawaran dan kepercayaan yang datang dari seorang Prabowo, ia tetap konsisten dengan sikapnya. Namun, untuk sampai pada sikap menolak tawaran itu pun, ia sempat meminta pertimbangan dari seluruh keluarga. Diakui Amir, sebelum sampai pada sikap menolak tawaran , dirinya sempat didatangi oleh beberapa orang yang memintanya agar menerima tawaran tersebut.

“Saya sadar itu sebuah kepercayaan yangeharusnya tidak ditolak. Tapi saya ingin tetap menjaga marwah saya sebagai seorang pengusaha. Untuk menolak permintaan itu, saya harus berpikir dan merenung beberapa hari, bahkan saya sempat mengajak ngobrol keluarga,” tutur pengusaha yang kerap melakukan silaturahmi ke beberapa pesantren itu.

AKRAB. H Amir bertemu Anis Bawesdan di rumah Aspri Hashim Djojohadikusumo

Totalitas dan kiprahnya dalam Pilpres sebagai Tim Prabowo-Sandi saat ini pun ternyata mengundang desas-desus seputar jabatan politik yang dikait-kaitkan dengan dirinya.

Sebagian masyarakat menyebut, jika Prabowo-Sandi menang dalam Pilpres ini, maka Amir Mahpud merupakan salah satu kandidat kuat untuk jabatan Menteri Perhubungan dalam Kabinet Prabowo-Sandi. Dan desas-desus atau rumor itu pun terus bergulir sejalan dengan kiprahnya dalam perhelatan politik saat ini.

Namun saat hal itu di konfirmasi kepada Amir Mahpud, dia hanya menanggapinya dengan senyuman.

“Jujur saya kaget saat mendapat beberapa WA dan Chat dari teman-teman yang menanyakan hal tersebut (tawaran jabatan politik, Red). Bahkan ada beberapa orang menanyakan kepada istri saya, tapi yah saya jawab dengan senyuman saja,” ungkap Amir Mahpud seraya menegaskan bahwa dirinya sudah selesai dalam menapaki berbagai jabatan baik di perusahaan maupun di institusi politik.

Oleh karena itu, pihaknya saat ini sedang melakukan regenerasi diberbagai bidang termasuk dalam bidang politik.

“Saya telah melakukan regenerasi diberbagai bidang, salah satunya bidang politik. Keberhasilan melakukan regenerasi itu bagi saya sudah cukup. Walau proses regenerasi itu akan tetap saya lakukan, selama saya masih mampu melakukannya,” paparnya.(rls/kim)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.