Penjala Ikan Warga Cikalong Tasik yang Tenggelam di Sungai Cimedang Belum Ditemukan

121
0

KABUPATEN TASIK – Hamid (46), warga RT 01 RW 05 Kampung Sirnagalih Desa Kalapagenep, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasik, yang terseret Sungai Cimedang pada Kamis (18/06) lalu hingga kini (Sabtu 20/06) belum ditemukan.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, hingga Jumat (19/06) sore, pihaknya belum menemukan jasad korban dan pencariannya dilanjutkan, Sabtu pagi ini.

“Hingga pukul 17.00 WIB Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian terhadap Hamid (45) yang terseret arus di Sungai Cimedang dengan hasil pencarian masih nihil,” katanya kepada wartawan.

Terang dia, Tim SAR Gabungan pago ini kembali melakukan pencarian dengan membagi Tim menjadi 3 SRU (Search and Rescue Unit).

SRU 1 melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, SRU 2 dari LKK ke arah Barat Cidahu sejauh 2 KM.

“Sedangkan SRU 3 melakukan penyisiran dari Mandala Jaya ke arah timur menuju Cidahu sejauh 4 kilometer. korban dilaporkan terseret arus saat menjala ikan bersama rekannya saat itu,” terangnya.

Loading...

Diberitakan sebelumnya, Kantor SAR Bandung turun tangan ke wilayah Kabupaten Tasikmalaya untuk mencari penjala ikan yang terseret arus di Muara Sungai Cimedang, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (18/06).

Awalnya, Kantor SAR menerima informasi dari kepala Desa Kalapagenep pada pukul 08.50 WIB terkait satu orang yang dilaporkan terseret arus di Muara sungai Cimedang, Desa Kalapagenep, Kecamatan Cikalong.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah S.Sos menyebutkan, korban terseret arus pada Rabu (17/06) malam pukul 19.30 WIB saat sedang menjala ikan bersama rekannya.

“Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki atas nama Hamid (46) beralamat di RT 01, RW 05, Kampung Sirnagalih, Desa Kalapagenep, Kecamatan Cikalong,” katanya kepada wartawan.

Terang dia, saat ini Kantor SAR Bandung berkoordinasi dengan BPBD Tasikmalaya dan memberangkatkan satu tim rescue dari pos SAR Tasikmalaya pada pukul 09.05 WIB.

Adapun alat dan peralatan SAR yang digunakan yaitu 1 Unit Rescue Car, 1 unit Perahu LCR, 1 set Peralatan Medis , 1 set Peralatan Komunikasi dan APD Personal.

“Hingga kini kami masih melakukan proses pencarian,” singkatnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.