Penjual Alkohol 96% yang Tewaskan 8 Warga Tasik Diringkus polisi & Terancam Penjara Seumur Hidup

631
0

KABUPATEN TASIK – Penjual alkohol 96 persen yang menewaskan 8 pemuda dan pelajar SMK, usai pesta minuman keras (Miras) oplosan diringkus Polres Tasikmalaya, Kamis (6/2) siang.

Polisi menangkap dan menetapkan tersangka penjual alkohol itu dengan ancaman  hukuman seumur hidup.  Meski demikian, menurut Polisi yang tewas karena menenggak minuman itu adalah 7 orang.

Tersangka adalah An (25), seorang mahasiswa warga Cigadog, Kecamatan Leuwisari.

Baca juga : INNALILLAHI.. Korban Tewas Miras Oplosan di Pesta Ultah di Leuwisari Tasik Jadi 8 Pemuda, 7 Masih Dirawat

An ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi setelah menjual alkohol 96 persen kepada korban Pa, Ro dan Ri. Harga per botol alkohol itu Rp20.000.

“Lalu oleh pembeli, alkohol itu dikonsumsi dicampur dengan minuman berenergi dan air putih,” ujar Kapolres Tasikmalaya, AKBP Doni Eka Putra kepada wartawan.

Terang dia yang ditemui saat konfrensi pers kasus itu diampingi Kasatreskrim, AKP Siswo De Cuellar, korban yang meninggal dunia dalam kasus ini adalah Ro (26) tak bekerja warga Sariwangi, Ek (18) pelajar warga Sariwangi, Niz (18) warga Sariwangi, Riz (24) warga Leuwisari, Da (20) warga Leuwisari, Kha (18) pelajar warga Leuwisari dan Te (26) warga Leuwisari.

“Kronologinya, pelaku menjual alkohol itu dikontrakannya di Cipakat, Kecamatan Singaparna pada Senin (20/1) pukul 22.20 WIB, Selasa (21/1) pukul 11.30 WIB dan Rabu (22/1) pukul 17.15 WIB dan jam 20.30 WIB,” terangnya.

Lalu, beber dia, pembeli mencampur alkohol itu dengan air putih dan minuman berenergi.

Kemudian diminumlah miras oplosan itu oleh pembeli bersama korban lainnya.

“Awalnya tersangka membeli alkohol tersebut untuk dikonsumsi sendiri dan untuk minum-minum bersama teman-temannya. Kemudian temannya meminta alkohol tersebut dan diberi oleh tersangka,” bebernya.

Dikarenakan setelah diberi terus meminta lagi, tambah dia, maka tersangka meminta untuk ditukar saja alkohol tersebut dengan uang untuk membeli rokok.

“Ketika mengetahui temannya ada yang meninggal dunia, maka tersangka sengaja membuang sisa alkohol yang masih ada padanya sebanyak 13 botol dan melarikan diri,” tambahnya.

Jelas dia, tersangka diamankan Rabu (5/2) kemarin sekira jam 03.30 WIB di sebuah kosan di Lingkaran Teleng, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupatan Pacitan, oleh Unit Resum Sat Reskrim Polres Tasikmalaya dibantu Tim Resmob Polres Pacitan Polda Jatim.

Dalam kasus ini pihaknya juga sudah memeriksa 6 orang saksi.

“Tersangka dikenakan pasal 204 KUHPidana ayat (1) barang siapa menjual, menawarkan, menyerahkan atau membagi-bagikan barang yang diketahuinya membahayakan nyawa atau kesehatan orang, sedangkan sifat berbahaya itu tidak diberitahukannya, diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun,” jelasnya.

“Dan pasal 204 Ayat (2) KUHPidana kalau ada orang mati lantaran perbuatan itu si tersalah dihukum penjara seumur hidup dipenjara sementara selama-lamanya 20 tahun,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.