Penjual Miras Makin Licin

301
0
SITA MIRAS. Polres Tasikmalaya Kota beserta ormas islam melakukan penggerebekan miras di sejumlah lokasi di Kota Tasikmalaya pada Sabtu (28/4).

TASIK – Satuan Sabhara Polres Tasikmalaya Kota melakukan razia minuman keras secara besar-besaran pada Sabtu malam sampai Minggu dini hari (29/4).

Ratusan liter miras jenis tradisonal dan jamu diamankan di lima lokasi berbeda.

Lokasi pertama adalah di Jalan Cigeureung, Cipedes, Kota Tasikmalaya dimana anggota Polsek Indihiang melakukan penyamaran sebagai warga dan pura-pura mencari tempat membeli miras.

Dalam penyamaran tersebut petunjuk mengarah ke salah satu gudang rongsokan dan polisi pun menggerebek tempat tersebut.

Diamankan 7 jerigen miras jenis tuak di gudang rongsokan itu dan langsung diamankan oleh aparat kepolisian.

Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor dan mobil bak yang diduga digunakan sebagai alat distribusi.

Loading...

Setelah itu, polisi menemukan 1 tong  dan tiga jerigen berisi sekitar 200 liter tuak di balik sebuah benteng bangunan yang berlubang di Jalan Ir Djuanda Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.

Kabagops Polres Tasikmalaya Kota Kompol Gandi Jukardi menduga lokasi tersebut menjadi salah satu penjualan miras jenis tuak di Kota Tasikmalaya.

“Mereka menyembunyikan minumannya di balik benteng,” ungkapnya.

Bersama ormas islam, Sat Sabhara dibantu Polsek Mangkubumi juga melakukan razia di kawasan wisata Situ Gede.

Malam tersebut ditemukan 10 remaja lelaki dan 1 remaja perempuan tengah berpesta miras jenis tuak.

Kasat Sabhara Polres Tasikmalaya Kota AKP Yudiono menuturkan mereka membuang beberapa plastik miras.

“Ada beberapa kantong plastik yang kita temukan dan sisanya mereka lempar ke dalam situ,” tuturnya.

Tidak habis sampai di situ, polisi juga kembali mengamankan 1 drum dan 40 kantong plastik tuak di sebuah bangunan di Kecamatan Cihideung.

Pemiliknya merupakan seorang perempuan paruh baya yang sekaligus penjualnya.

Masih di kecamatan yang sama, polisi juga mendapati 8 botol miras jenis arak dan anggur di dalam sebuah mobil angkutan kota (angkot).

Diduga mereka akan melakukan pesta miras, beruntung terlebih dahulu ditemukan oleh aparat.

Yudiono menuturkan pihaknya akan terus gencar melakukan razia memberantas peredaran minuman keras di Kota Tasikmalaya. Meskipun diakuinya para pengedar semakin licin dalam menghindari operasi kepolisian.

“Mereka berpindah-pindah, ada juga yang sifatnya mobile pakai sepeda motor,” terangnya.

Ketua FPI Kota Tasikmalaya Ustaz Yanyan Al-Bayani yang turut serta dalam salah satu penggerebekan mengaku prihatin dengan fakta peredaran miras di lapangan.

Terlebih saat menemukan remaja-remaja yang melakukan pesta tuak di kawasan Situ Gede.

“Ini orang tuanya pada kemana, orang tua yang harusnya lebih mengawasi,” tuturnya. (rga)

 

ISTIMEWA

SITA MIRAS. Polres Tasikmalaya Kota beserta ormas islam melakukan penggerebekan miras di sejumlah lokasi di Kota Tasikmalaya pada Sabtu (28/4).

 

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.