Penjual Telur Infertil Ditangkap Polisi di Pasar Cikurubuk Kota Tasik

2833
0

KOTA TASIK – Pedagang telur ayam infertil di kawasan Pasar Cikurubuk, akhirnya ditangkap Polisi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (10/06) sore.

Hal ini dilakukan Polisi setelah Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Tasikmalaya melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Selasa (09/06) lalu.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yusuf Ruhiman membenarkan penangkapan terhadap pedagang telur infertil berinisial SP (51), warga Cihideung.

“Ya memang benar, pedagang telur infertil itu sudah kami amankan dan sedang kita periksa,” ujar Kasat kepada radartasikmalaya.com, Kamis (11/06) siang di Mapolres.

Terang dia, hingga kini pedagang tersebut statusnya masih diperiksa sebagai saksi. Karena dia hanya pedagang dan bukan distributor utamanya.

“Kalau lihat surat jalan telur itu didapat dari mana berasal dari luar Jawa, daerah Lampung. Tapi masih kita dalami dan periksa pedagangnya,” terangnya.

Loading...

Dia menambahkan, pihaknya juga mengamankan barang-bukti telur infertil yang dilarang dijual bebas itu sebanyak 4 kuintal.

“Kondisinya sudah pada busuk dan tak layak konsumsi. Ini kasus baru ya pokoknya masih kita kembangkan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, telur infertil, telur yang dilarang dijual bebas ternyata beredar luas di pasaran Kota Tasikmalaya.

Selasa (09/06) lalu, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Tasikmalaya menemukan telur itu saat inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Cikurubuk.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan, Kota Tasikmalaya, Tedi Setiadi mengatakan, sidak itu dilakukan atas dasar beredarnya informasi peredaran telur infertil di masyarakat. Setelah dilakukan sidak, ditemukan telur infertil di pasar.

“Kita cek bentuk luar telur dan isinya. Secara sepintas, diduga ada telur infertil,” katanya kepada radartasikmalaya.com, Rabu (10/06) siang.

Terang dia, telur infertil merupakan telur yang itu tidak boleh berkembang atau diperjualbelikan.

Karena sesuai Permentan Nomor 32 Tahun 2017, ada larangan jual beli telur tertunas atau telur infertil. Artinya, telur itu nantinya bakal jadi anak ayam.

Menurut dia, telur infertil seharusnya menetas jika ditempatkan di suhu yang cocok.

Namun, karena telur berada di ruangan yang tidak cocok, pertumbuhannya tidak sempurna. Akibatnya mati dan membusuk

“Jika telur membusuk itu sampai dikonsumsi, bisa bahaya. Kan ada bakteri juga,” terangnya.

Tedi menjabarkan, untuk membedakan telur biasa dengan telur infertil bisa dilakukan secara kasatmata.

Secara fisik, warna telur infertil itu lebih putih. Sementara telur biasa berwarna agak kemerahan.

“Lalu kalau diteropong, di dalamnya terlihat hitam atau bakal embrio. Ketika dipecagkan, kuningnya tidak ada bakal embrio. Kalau infertil, itu ada bakal embrio. Harusnya menetas, tapi dijual,” bebernya.

Telur infertil ini memang dilarang dijual karena sebelum dijual disemprot zat kimia terlebih dahulu. Zat kimia itu, kata dia, membuat berbahya jika dikonsumsi.

(rezza rizaldi)

Berita terkait : AWAS..! Telur Infertil Beredar di Pasaran Kota Tasik
Berita terkait : AWAS..! Ini Ciri Telur Infertil yang Berbahaya & Beredar di Kota Tasik
Berikut Video Ciri Telur Infertil yang berbahaya: 

 

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.