Penolong dan yang Ditolong Tewas

111
0
ISTIMEWA KORBAN TENGGELAM. Warga dan para pelajar berkumpul untuk menyalatkan jenazah korban tenggelam Hilmi dan Arjun di Masjid Kampung Cibeureum Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari, Minggu (27/1).
Loading...

BANJARSARI – Dua pelajar, Hilmi (12) dan Arjun (12) tewas tenggelam saat berenang di Sungai KedungmalangKayuputih Kecamatan Banjarsari, Minggu (27/1) sekitar pukul 19.00.

Hilmi adalah murid Kelas VI MI Cibadak sedangkan Arjun, murid Kelas VI SD 1 Cibadak. Keduanya berasal dari Dusun Cibeureum RT 33 RW 08 Desa Cibadak Kecamatan Banjarsari.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Banjarsari Emas Kurniasihmenerangkan Hilmi dan Arjun sudah terbiasa berenang di sungai dekat kampungnya itu. Saat itu, Hilmi meloncat dari atas batu ke sungai. Namun, kepala korban mengenai batu. Mengetahui Hilmi tenggelam, Arjun mencoba menolong. Namun, dia kurang piawai berenang sehingga sama-sama tenggelam. Apalagi, arus Sungai KedungmalangKayuputih sangat deras sehingga kedua korban terseret arus.

Ketika kedua korban terseret arus, ada dua pelajar SMP yang melihatnya. Mereka lalu mencari kedua korban dan ditemukan setelah 20 menit. “Ketika diletakkan dan ditekan dadanya (korban, Red.) guna mengeluarkan air, dari mulutnya keluar busa dan sudah tidak bernapas lagi keduanya,” jelas Emas kepada Radar.

Menurut Emas, para pelajar SMP sempat minta bantuan ke pelajar SMA Rancabango, Garut yang sedang praktik kerja lapangan (PKL) di MI PUI Cibadak. Pelajar SMA itu pun langsung meluncuri ke Sungai Kayuputih dan meminta bantuan warga. Setelah dibawa ke Puskesmas Banjarsari, kedua korban dinyatakan meninggal dunia. Mereka sudah dimakamkan. “Saya tahu betul kedua anak ini masih tetangga dan sahabat dekat dimana meski beda sekolah kalau main mereka selalu bersama,”kata dia.

Paur Humas Polres Ciamis IptuHjIisYeniIdaningsihmenerangkan berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan laporan Polsek Banjarsari, Hilmi mengalami luka memar di kepala diduga membentur batu ketika meloncat ke sungai. Setelah terbentur kemungkinan korban pingsan hingga hidung dan mulutnya kemasukan air sampai memenuhi organ tubuhnya. Begitu juga dengan Arjun. Korban yang hendak menolong Hilmi itu tidak bisa berenang sehingga tenggelam.

“Hasil pemeriksaan dari kedua korban tidak ada tandakekerasan.Namun,keduanya murni karena kecelakaan tenggelam dan keluarga juga sudah menerimanya dan menyemayamkan keduanya,” tutur dia.

Loading...

Iis mengimbau para orang tua untuk memantau anak-anaknya saat bermain. Jangan biarkan anak-anak pergi ke lokasi berbahaya yang bisa menghilangkan nyawa. “Kejadian ini harus jadi cerminan kepada orangtua lainnya agar menjaga anak-anaknya tidak bermain dilokasi yang berbahaya,” ujarnya mengimbau.(isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.