Penyandang Cacat Mental Dicekok Miras

7
0

TASIK – Duka menyelimuti keluarga Herman Suherlan (47) dan Totoh (47). Putranya yang mengalami keterbelakangan mental, Arif Nuryadin (20) dicekok orang hingga berbusa. Dia kini dirawat intensif di RS Prasetya Bunda, Kota Tasikmalaya.

Dengan muka sedih, Totoh menjelaskan saat anaknya ditemukan terkapar di trotoar Pertigaan Jalan Jati, Indihiang, Minggu (21/2) pukul 21.00.

Perempuan yang tinggal bersama suami dan anaknya di Kampung Riunggunung Kelurahan Panyingkiran Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya itu mengetahuinya setelah diberitahukan warga sekitar.

Sebelumnya, warga menduga Arif terkapar karena menjadi korban tabrak lari. Setelah dicek, dia menjadi korban dugaan pencekokan minuman keras.

Saat keluraga Totoh datang, Arif sudah tak berdaya. Mulutnya mengeluarkan busa. Seperti orang keracunan. Di sekitar Arif, terdapat minuman keras. Jenisnya tuak. Air memabukkan itu disimpan di plastik kemasan air mineral. “Minumannya putih. Bau. Tapi sudah dibuang,” tutur Totoh di RS Prasetya Bunda.

Dugaan Totoh, Arif dicekoki minuman keras oleh orang yang tidak dikenal. Dugaannya, orang itu mengelabui Arif bahwa minuman memabukkan itu obat sakit perut. Arif percaya saja kepada orang itu. Terlebih, dia mengalami disabilitas. “Karena sebelumnya dia mengeluh sakit perut,” terangnya.

Ayah Arif, Herman Suherlan (47), menambahkan setelah ditemukan terkapar di trotoar, Arif dibawa ke rumah. Karena kondisinya tidak juga membaik, masih tak sadarkan diri, dia lalu dibawa ke RS Prasetya Bunda. Setelah diberi obat pukul 07.00, Arif membaik. ”Jam dua belas (12.00) kejang-kejang,” terangnya.

Kini keluarga Arif sangat terpukul. Mengingat kondisi putra mereka yang memiliki keterbelakangan mental dirawat intensif karena ulah orang yang tak bertanggung jawab. Mereka sudah melaporkan dugaan pencekokan itu kepada aparat kepolisian. Harapannya, pelaku pencekokan bisa ditangkap.

Pantauan Radar, keluarga Arif menungguinya di ruang IGD RS Prasetya Bunda. Saat itu beberapa kali Arif ngorok seperti orang yang mengalami kesulitan bernapas.

Kapolsek Indihiang Kompol Setiyana mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah Arif dicekok miras atau bukan. Namun pihaknya akan menyelidiki kasus ini untuk memastikan kebenarannya. “Untuk sementara kemungkinan karena sakit perut yang dia derita,” singkatnya saat menengok Arif. (rga)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.