Penyandang Cacat Terima Bantuan BSPS

48
0
CEK LAPANGAN. Ketua Tim Teknis BSPS Kabupaten Tasikmalaya Cahyono Rahman meninjau rumah Dede yang mendapatkan bantuan perbaikan, Minggu (8/12). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

GUNUNGTANJUNG – Dede (54), warga RT/RW 01/04 Kampung Cikadu Desa Cinunjang Kecamatan Gunungtanjung akhirnya bisa merasakan tinggal di rumah yang layak huni, setelah mendapatkan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Sebelumnya, Dede Iloh yang kondisinya tanpa tangan dan kaki hanya tinggal seorang diri di rumah panggung yang kini sudah direhab. Namun, kini dia bisa nyaman tinggal di rumah layak huni atas bantuan pemerintah melalui program BSPS dan swadaya dari masyarakat.

“Saya bersyukur rumah saya yang tadinya kumuh sekarang terlihat rapi. Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mengusulkan untuk mendapatkan bantuan,” ujarnya kepada Radar, Minggu (8/12).

Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) BSPS Desa Cinunjang Kecamatan Gunungtanjung Dian Hasanudin Budiana mengatakan, sebelumnya pihak desa mengusulkan 40 data rumah warga yang tidak layak huni. “Dari jumlah tersebut diseleksi hingga tersisa 20 penerima yang berhak mendapatkan bantuan program BSPS tahun ini,” ujarnya.

Program ini, kata dia, diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penerima bantuan merupakan masyarakat yang rumahnya tidak layak huni dilihat dari kualitas atap, lantai dan dinding dalam memenuhi kriteria keselamatan bangunan, pemenuhan luas ruangan dan kesehatan bagi penghuni.

Kata Dian, sebagai tenaga fasilitator lapangan melakukan pendampingan dan memverifikasi apakah warga tersebut betul-betul layak untuk menerima bantuan sesuai dengan juklak juknis. Lalu perencanaan dalam pembuatan proposal, pendampingan membuat konstruksi hingga menyiapkan warga untuk mendukung dalam hal pembangunan.

“Dede Iloh ini salah satu penerima bantuan BSPS yang kami pertimbangkan. Bangunan rumah yang memang sudah tidak layak huni ditambah ia tidak berpenghasilan. Keluarganya sangat mendukung untuk swadaya dan ini menjadi pertimbangan penilaian,” katanya.

Awalnya, kata Dian, rumah milik Dede yang merupakan warisan dari orang tuanya itu merupakan rumah panggung. Namun, kini telah direhab menjadi rumah permanen berukuran 7×4 meter. Di dalamnya terdapat satu kamar tidur, WC juga ruang tamu.

Oleh karena itu, Dede bersama 19 warga lainnya berhak mendapatkan program BSPS. Setiap penerima, mendapatkan bantuan sebesar Rp 17,5 juta. Dengan rincian untuk pembelian bahan material sebesar Rp 15 juta dan upah tukang Rp 2,5 juta.

“Sebanyak 20 rumah itu, kini pekerjaannya sudah 90 persen selesai dan semua penerima bantuan kini bisa menikmati bantuan rumah dari pemerintah,” ucapnya.

Ketua Tim Teknis BSPS Kabupaten Tasikmalaya Cahyono Rahman mengatakan, tahun ini jumlah penerima BSPS sebanyak 3.125 tersebar di 39 Kecamatan. “Bantuan ini sasarannya untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Tahun depan kita usulkan 4.100 penerima bantuan BSPS,” kata dia. (obi)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.