Penyebabnya Masih Misteri, Korban Keracunan Massal di Mangkubumi Kota Tasik 99% Sembuh

103
0
radartasikmalaya.com
Wali Kota Tasik, Budi Budiman nengok korban keracunan massal yang masih dirawat di SDN Puspasari Mangkubumi, Minggu (11/10) malam. diskominfo kota tasik for radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Dari total 215 warga Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya yang mengalami keracunan massal pekan lalu, Jumat (16/10) pagi hanya tersisa 2 pasien saja yang masih mendapatkan perawatan.

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun di lapangan, kedua pasien keracunan massal yang masih mendapat perawatan itu dirawat di RSUD dr Soekardjo.

Rinciannya adalah:
Jumlah Kasus 215 orang :

– Laki – Laki 93 orang
– Wanita 122 orang
– Sembuh 213 orang
– Dirawat 2 orang

Mereka yang masih mendapatkan perawatan itu adalah anak-anak yang masih berusia 3 tahun dan 8 tahun. Keduanya adalah warga Pereng, Karikil dan Cilangge.

“Alhamdulillah 215 warga kita yang sempat mengalami keracunan massal kini banyak yang sudah sembuh. Hanya 2 pasien lagi yang masih dirawat,” ujar Wali Kota Tasik, Budi Budiman kepada radartasikmalaya.com, Jumat (16/10)

Terang Budi, kedua pasien yang masih dirawat itu kondisinya terus membaik.

Tinggal menunggu waktu saja kapan mereka bisa pulang ke rumahnya, karena hingga kini masih terus diawasi oleh tim medis RSUD dr Soekarjdo.

“Semoga cepat pulih ya. Ini menjadi pembelajaran bagi kita agar tetap menjaga kebersihan lingkungannya sehingga tak terulang dikemudian hari,” terangnya.

Budi menambahkan, hingga kini pihaknya belum mengetahui secara jelas apa penyebab keracunan massal tersebut.

Pasalnya, sample yang dikirim ke Bandung sejak pekan lalu ke Labkesda hingga kini belum keluar hasilnya.

“Tapi kalau dari air yang diduga digunakan untuk memasak makanan dihajatan itu udah dicek. Ada kandungan bakteri amoeba. Berarti ini terkait dengan kebersihan sanitasi. Makanya kebersihan lingkungan harus dijaga,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.