Peradi Dorong Desa Sadar Hukum

15
0

SINGAPARNA – Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Tasikmalaya mendorong pemerintah daerah mewujudkan desa sadar hukum. Hal itu diungkapkan saat audiensi dengan Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto di Pendopo Baru Singaparna, Selasa (6/8).

Ketua DPC Peradi Tasikmalaya Andi Ibnu Hadi mengatakan, ini upaya memperluas akses keadilan bagi masyarakat, pihaknya mendorong gerakan desa sadar hukum. Kondisi saat ini jumlah pencari keadilan dengan penyedia layanan bantuan hukum sangat timpang. Jumlah masyarakat kabupaten mencapai 1,8 juta jiwa, sedangkan pemberi bantuan hukum sangat terbatas, advokat yang tergabung di Peradi hanya 80 orang.

“Jadi satu orang advokat harus melayani sekitar 43 ribuan orang pencari keadilan. Ketimpangan ini jadi salah satu alasan rendahnya kesadaran hukum serta terbatasnya akses keadilan,” ujarnya.

Selain itu, mayoritas masyarakat kabupaten berada di desa, sehingga sulit mengakses layanan bantuan hukum. Akhirnya tak jarang mencari alternatif penyelesaian hukum melalui perorangan atau organisasi yang kurang professional.

Maka dari itu, kata dia, pihaknya mendorong pemerintah daerah melakukan gerakan desa sadar hukum dengan membentuk pos bantuan hukum (posbakum) desa, serta menciptakan keluarga sadar hukum (kadarkum).

“Desa sadar hukum sesuai Surat Edaran BPHN Nomor PHN-05.HN.04.04 Tahun 2017 tentang Kriteria Penilaian Desa Sadar Hukum,” katanya.

Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto mengatakan, Tasikmalaya mempunyai berbagai permasalahan. Mulai dari kesadaran hukum masyarakat yang lemah dan masih banyak pernikahan yang tidak dicatatkan.

“Dari 1.200 perkawinan baru sekitar 300 yang memiliki akta nikah, artinya masih banyak pernikahan warga kabupaten yang tidak dicatatkan negara. Maka dari itu, kami siap memberikan support kepada Peradi Tasikmalaya,” ucapnya.

Ade mengaku sepakat dengan Peradi bahwa akses keadilan bagi masyarakat harus diperluas dan ini adalah tanggung jawab bersama. (obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.