Garut Perangi Narkoba Dengan Penyuluhan di Lingkungan Pendidikan

5

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CISEWU – Pergerakan Anti Napza Nusantara Amartha (PANNA) dan Satuan Narkoba Polres Garut gencar melakukan penyuluhan bahaya narkoba di lingkungan pendidikan.

Kali ini sasarannya adalah pelajar SD Cikarang I hingga IV, MI/MTs/MA Al-Fazhar di Desa Cikarang dan SD/SMP/SMA Satu Atap Cisewu.

“Kami terus gencar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba di sekolah ini karena peredaran narkoba saat ini sudah masuk lingkungan pendidikan dari mulai SD hingga SMA,” ujar KBO Satuan Narkoba Polres Garut Iptu Patri Arsono SH kepada wartawan Kamis (11/10).

Dalam penyuluhan kali ini pihaknya memberikan informasi kepada pelajar terkait dampak narkoba bagi tubuh, sampai tindakan hukum bagi pengedar dan penggunanya.

“Pelajar yang dilibatkan dalam penyuluhan ini ada 1.000 orang dari berbagai tingkatan sekolah,” katanya.

Dengan penyuluhan bahaya narkoba, dirinya berharap seluruh masyarakat, khususnya para pelajar bisa memerangi peredaran narkoba. Begitupun seluruh instansi, supaya merapatkan barisan bersama-sama memerangi peredaran narkoba.

“Sekarang peredaran narkoba itu bukan hanya di kota, tetapi sudah sampai ke pelosok desa,” terangnya.

Dengan kondisi tersebut, kata dia, pihaknya mengajak seluruh masyarakat merapatkan barisan memerangi masalah narkoba ini.

“Rapatkan barisan, sama-sama tanggalkan ego sektoral. Mari menjadi satu tim yang kuat untuk memberantas narkoba ini,” ujarnya.

Ketua DPD PANNA Kabupaten Garut Igie N Rukmana menerangkan penyuluhan anti narkoba pihaknya akan terus dilakukan sampai daerah terpencil.

Ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pihaknya dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.

“Kami tidak akan berhenti memberikan penyuluhan bahaya narkoba terhadap generasi muda ini,” paparnya.

Dia menargetkan dengan gencar penyuluhan ini, Kabupaten Garut zero narkoba. “Narkoba ini perusak generasi muda, jadi harus hilang di Garut ini,” paparnya. (yna)

loading...