Perangkap di Jalur HZ Mustofa

90
0
HILANG. Penutup saluran air di sekitar Jalur HZ Mustofa hilang. Lubang tersebut membahayakan pengguna jalan.Firgiawan / Radar Tasikmalaya

CIHIDEUNG – Bagi pengguna jalan di Jalur HZ Mustofa dari arah Tugu Asmaul Husna menuju Simpang Padayungan harus lebih berhati-hati. Di jalur tersebut penutup-penutup saluran berbahan besi menghilang satu per satu.

Warga Kelurahan Nagarawangi Kecamatan Cihideung Aman Rahmana (39) menuturkan beberapa bagian penutup saluran tersebut sudah tidak pada tempatnya sejak lama. Ketika ada genangan air dan hujan lebat, tak jarang pengguna jalan yang menepi untuk menggunakan mantel hujan malah terperosok ke lubang berukuran sekitar 10 kali 30 meter itu. “Iya kalau ada genangan suka tidak kelihatan ada lubang di situ. Sering ada yang tersangkut kaki atau ban motor saat menepi di sana,” ujarnya kepada Radar, Minggu (3/2).

Dia menjelaskan beberapa penutup saluran di ruas jalan sudah hilang tanpa diketahui warga sekitar. Tidak seperti di sekitaran Simpang Jalan Ibu Apipah, penutup saluran masih utuh. “Dari arah Tugu Asmaul Husna sampai sekitar Living Plaza itu sudah tidak ada, sementara ke sananya sih masih ada,” kata dia.

Pemilik kios di kawasan tersebut, Rahmi (44) menuturkan hal serupa. Menurutnya, beberapa pemilik toko bahkan menutup lubang saluran itu dengan kayu atau bebatuan supaya tidak membahayakan. “Pelanggan katanya sering jatuh karena tidak kelihatan apabila hujan atau malam hari,” tutur dia.

Salah seorang pengendara motor Aan Hidayat (27) menyebut lubang saluran tersebut berpotensi mencederai pengguna jalan. Apalagi ukuran lubang cukup besar untuk menjebak ban motor atau pejalan kaki.

“Sepertinya dicuri atau memang sengaja ada yang membongkar. Tapi ini membahayakan,” ucap dia mengeluhkan. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.