Peraturan Direksi PDAM Tasik tak Lagi Jadi Acuan

76
0
BUKU PERATURAN. Buku Peraturan Direksi PDAM Tirta Sukapura dinilai aktivis sudah tak lagi dijadikan acuan. yanggi f irlana / radar tasikmalaya

SINGAPARNA – Aktivis 96, Dadi Abidarda meminta PDAM Tirta Sukapura menjelaskan kenapa soal rasio pegawai mengacu kepada Keputusan Mendagri No 47 Tahun 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja PDAM.

Padahal sudah jelas ada turunannya yakni Peraturan Direksi (Perdir) PDAM tentang Pengadaan dan Penerimaan Pegawai.

Baca juga : Dirut & Dewas PDAM Tirta Sukapura Tasik tak Sinkron Jelaskan Soal Rasio Pegawai

“Saya sangat tidak paham kenapa dirut PDAM secara lantang menegaskan bahwa rasio pegawai tidak overload karena mengacu kepada Keputusan Mendagri No 47. Padahal sudah jelas ada turunannya yakni Peraturan Direksi PDAM yang mengatur soal pegawai dan di sana dijelaskan rasio berdasarkan pelanggan,” ujarnya kepada Radar, Selasa (4/8).

“Kami juga pertanyakan kenapa PDAM tidak mengacu kepada peraturan direksi yang jelas dibuat sendiri soal kepegawaian. Kalau memang itu tidak digunakan dan lebih mengacu kepada Keputusan Mendagri, ya sudah bakar saja peraturan direksi yang sudah dibukukan itu, karena percuma dibuat sendiri dilanggar sendiri,” katanya, menambahkan.

Terpisah, Sekretaris Dewan Pengawas PDAM Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya Dadih Abdul Hadi mengatakan tidak ada perbedaan pernyataan soal overload pegawai antara dewan pengawas dan direksi.

Menurut Dadih, mengenai pernyataannya yang diakui di PDAM ada overload pegawai secara yuridis dengan pernyataan Plt Dirut PDAM Ika Dahlika tidak ada overload pegawai PDAM karena mengacu kepada Kep Mendagri 47 Tahun 1999 dua-duanya benar.

“Dua-duanya benar, jadi bukan berarti ada perbedaan penyampaian ya. Ada urutannya begini satu jika mengacu pada Perdir PDAM Nomor 810/29/VI/2015, rasio pegawai kita overload,” kata Dadih.

Akan tetapi, ungkap dia, di urutan kedua secara faktual untuk tenaga-tenaga inti teknis kurang, karena banyak yang pensiun dan sulit regenerasi.

Baca juga : Setubuhi Pacarnya yang Masih di Bawah Umur, Pemuda Warga Culamega Tasik Masuk Bui

“Yang ketiga berdasarkan penilaian kinerja perusahaan oleh BPKP per bulan ini, indikator kinerja PDAM 6,32. Masih di bawah standar. Jadi PDAM dalam kondisi baik dan sehat,” jelas dia.

Ke depan, tambah dia, selain pemetaan kebutuhan, analisis jabatan dan lainnya akan dilaksanakan. Adapun Perdir di atas akan ditinjau ulang karena sudah tidak sesuai dengan situasi dan kondisi PDAM saat ini. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.