Perbaikan Kirmir di Pengasinan Jadi Prioritas

23
MENJELASKAN. Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pemukiman Kota Banjar Harun Alrasyid ditemui di ruangannya kemarin.

BANJAR – Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pemukiman Kota Banjar Harun Alrasyid mengaku sudah mengecek ke lokasi amblasnya kirmir di Sungai Cibeber, tepatnya di RT 01 RW 07 Dusun Pangasinan Desa Binangun Kecamatan Pataruman. Perbaikan pun akan menjadi prioritas.

Ia mengatakan untuk perbaikan akan dilakukan tahun ini dari anggaran pemeliharaan. “Sudah kami cek ke sana dan memang benar amblas, nanti akan diprioritaskan untuk perbaikannya di anggaran pemeliharaan tahun ini. Tapi tidak sekarang-sekarang, kan anggarannya juga belum turun,” ujar Harun Rabu (6/2).

Perbaikan kirmir, kata dia, akan dilakukan bersamaan dengan pemeliharaan pekerjaan lainnya. Pasalnya dalam anggaran pemeliharaan tidak hanya satu titik saja yang diperbaiki.

“Itu nanti akan digabungkan dengan perbaikan di titik-titik yang lain yang masuk dalam list pemeliharaan. Prioritas itu akan masuk tahun ini perbaikannya dan memang betul itu pembangunannya ada di bidang saya,” katanya.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Binangun Agus mengatakan amblasnya kirmir diduga akibat gerusan air sungai yang deras saat datang hujan lebat. Ia memperkirakan jebolnya kirmir atau tembok penahan tanah itu sudah seminggu.

“Sudah semingguan dan kami juga sudah mengecek lagi ke sana dan belum diperbaiki. Itu kerusakannya sekitar 45 persen. Itu pembangunan sekitar tahun 2016,” ujar Agus.

Untuk sementara, jalan penghubung desa sedikit terganggu. “Memang (aktivitas warga) jadi terganggu. Harus segera diperbaiki. Itu kan selain tanahnya yang amblas, tiang pembatas jalan dengan sungai juga ikut ambruk. Rawan amblas lagi, terutama aspalnya karena tanah di bawahnya sudah tergerus,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, kirmir atau tembok penahan tanah (TPT) di Sungai Cibeber RT 01 RW 07 Dusun Pangasinan Desa Binangun Kecamatan Pataruman amblas. Warga berharap kirmir tersebut segera diperbaiki.

“Harapan kami itu harus segera diperbaiki supaya tidak menjadi gangguan bagi pejalan kaki yang lewat serta pengendara sepeda motor yang melintas. Itu bahaya jika dibiarkan seperti itu, jalannya juga retak, tiang pengamannya ambruk dan tanahnya terus longsor,” kata Agus, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bianangun Minggu (3/2). (cep)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.