Perbanyak Tempat Bermain Ramah Anak

68
0
BERCENGKRAMA. Ketua Himpaudi Kota Tasikmalaya Rahma Mardia MPd bercengkrama dengan siswa PAUD Kelompok Bermain Ghifar Jalan Sukamanah Kota Tasikmalaya Senin (22/7). Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya

TASIK – Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli menjadi refleksi penguatan pendidikan karakter pada anak bangsa. Menyiapkan generasi emas yang berkarakter ini dinilai penting dalam menyongsong bonus demografi tahun 2034.

Kepala Seksi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Drs Atang menyatakan bahwa guru, keluarga dan masyarakat sebagai tri pusat pendidikan mempunyai peran penting dalam penguatan pendidikan karakter anak. Sehingga harus tercipta sinergi di antara ketiganya.

“Anak yang cerdas, sehat dan berkarakter merupakan aset berharga bagi keluarga dan masa depan bangsa. Sehingga lembaga pendidikan, orang tua dan masyarakat harus bahu-membahu dalam membentuk generasi emas ini,” katanya kepada Radar, Senin (22/7).

Ia mengatakan, usia 0-5 tahun menjadi masa yang tepat untuk meletakan fondasi pendidikan karakter, mengembangkan nalar, kecakapan sosial, emosional serta kreativitas anak.

“Bukan intelektualnya saja yang dikembangkan, kecerdasan emosional dan religi pun harus diutamakan,” katanya.

Dalam mendukung pendidikan karakter ini, maka ada penyesuaian kurikulum pembelajaran di PAUD. Di tingkatan PAUD, anak-anak diberikan pembelajaran yang bisa membentuk karakternya.

Selain penyesuaian kurikulum, sambungnya, pihaknya juga menyiapkan guru prasekolah yang ideal, menyediakan lingkungan yang ramah anak dan penuh kasih sayang. “Anak-anak usia PAUD atau TK jangan dulu dipaksakan untuk mahir membaca, menulis dan berhitung. Bukannya dilarang, namun pembelajaran di usia mereka harus menekankan pendidikan karakter,” ujarnya.

Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kota Tasikmalaya Rahma Mardia MPd menyatakan, salah satu kebutuhan lembaga pendidikan anak usia dini adalah tempat bermain ramah anak. “Mesti adanya tempat bermain ramah anak yang bisa aman dan berkualitas. Dengan begitu, perkembangan motorik dan psikomotornya berkembang secara optimal,” kata dia.

Menurutnya, saat ini tempat bermain yang ramah anak sudah ada di beberapa PAUD di Kota Tasikmalaya. Namun, ia pun berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya agar memperbanyak tempat bermain ramah anak ini.

“Lembaga PAUD berusaha memberikan permainan untuk anak, tentunya bermaksud untuk bermain sambil belajar. Peran tersebut juga mesti dilakukan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Fasilitas bermain di taman kota misalnya, bisa dioptimalkan agar anak punya alternatif wisata selain ke mal, “ jelasnya. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.