Warga Benteng Tak Sabar Berharap Jembatan Batman Segera Dibangun

Perbatasan Ciamis-Tasik Akan Menggeliat

64

CIAMIS – Perbatasan Ciamis-Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya diprediksi akan menggeliat. Maju. Itu setelah pemerintah membangun Jembatan Benteng-Manonjaya (Batman). Jembatan yang menghubungkan wilayah Tasikmalaya dan Ciamis.

Kini, warga Jalan Benteng, Ciamis berharap agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan Jembatan Batman.

“Karena sangat didambakan sekali bila ada jembatan itu. Pertama, tidak perlu lagi antre menggunakan Jalan Cirahong yang sempit,” ujar Dodo Jakaria (40) kepada Radar Jumat (5/10).

Setelah Jembatan Batman, yang direncanakan memiliki lebar 16 meter dan panjang 318 meter ini selesai dibangun, Dodo meyakini aktivitas warga akan semakin mudah. Jalan bisa dilalui mobil berukuran kecil dan besar.

“Akan menumbuhkan perekonomian masyarakat juga bila ada jembatan itu. Bahkan bisa jadi objek wisata melihat Sungai Leuwikeris,” analisanya.

”Semoga bukan hanya sekadar wacana terus. Namun tahun 2019 (Jembatan Batman, Red) bisa sudah ada pencerahan kapan akan dibangunnya,” tuturnya.

Sepengetahuannya, sejak setahun ke belakang, warga sudah mendengar bahwa pemerintah akan membangun Jembatan Batman. Namun, warga belum mendengar soal pembebasan lahan.

“Kami sangat mendukung sekali, warga Benteng untuk secepatnya ada jembatan Batman itu,” dukungnya.

Setelah Jembatan Batman dibangun, nanti Jalan Lingkar Selatan akan lebih hidup. Karena ramai dilalui kendaraan dari Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya.

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Ciamis Oyat Nurayat mengapresiasi langkah pemerintah yang akan membangun Jembatan Batman.

“Sudah saatnya Ciamis maju. Di mana kota Alun-Alun Ciamis ditata serta jalur perlintasan perbatasan juga dibangun. Nantinya akan sinergi geliat ekonomi di Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis, sebelumnya, tengah merancang konsep pembangunan Jembatan Batman yang menghubungkan Desa Benteng Kecamatan Ciamis dengan Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Anggaran untuk megaproyek ini dibutuhkan sekitar Rp 530 miliar.

Untuk mendapatkan anggaran Rp 530 miliar itu, Pemkab Ciamis membutuhkan bantuan dari Pemerintah Pusat. Apalagi nominal tersebut hanya untuk pembangunan fisik. Belum termasuk biaya pembebasan lahan.

Adapun bentangan Jembatan Batman tersebut memiliki panjang 318 meter dan lebar 16 meter. Jembatan ini akan berkelas nasional.

“Semoga ini bisa terwujud agar menjadi ikon Ciamis serta Kabupaten Tasikmalaya juga,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Jalan Aris Taufik mewakili Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Ciamis H Okta Jabal Nugraha ST Kamis (4/10). (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.