Percantik Kota Tasik dengan Pohon Plastik

3982
POHON PALSU. Pohon kelapa plastik ditanam di median Jalan HZ Mustofa, Selasa (6/10). Pohon palsu ini bagian dari hiasan para proyek penataan media jalan.

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

HZ MUSTOFA – Median jalan di sepanjang jalur HZ Mustofa ditanam pohon kelapa plastik. Pohon palsu tersebut sebagai hiasan pada proyek penataan media jalan senilai Rp 1.268.400.000 yang masih dikerjakan CV Bintang Kiri.

Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perwaskim) Kota Tasikmalaya Dedi Hermawan menjelaskan akan ada delapan pohon plastik yang dipasang dua buah di setiap median. Dari lima median jalan di jalur HZ Mustofa yang ditata tahun ini hanya satu median yang tidak dipasang pohon tersebut.

“Tingginya (pohon kelapa plastik, Red.) sekitar 2,5 meter. Sementara pada bagian median jalannya ditanami bayam merah dan akan terlihat cantik di malam hari dengan sorotan warna-warni lampu,” ungkapnya saat dihubungi Radar, Selasa (6/11).

Pihaknya menargetkan penataan median jalan itu rampung pada 16 November mendatang sesuai kontrak pelaksanaan kerja selama 120 hari. Sementara di lima median jalan akan ada 25 titik air mancur di antara fly garden yang ditanami bayam merah. “Dari lima median yang kita kerjakan di sepanjang Jalur 2 HZ Mustofa, dua di antaranya belum selesai dan masih proses pengerjaan. Sementara yang tiga, tinggal tahap finishing,” paparnya.

Terkait alasan penggunaan konsep fly garden dalam penataan median di jalan tersebut, dia belum bisa menjelaskan. Pekerjaan tersebut sudah berjalan ketika dia menjabat di bidang pertamanan. “Itu harus tanya dulu ke konsultan, saya juga kurang tahu. Namun, diharapkan bisa menambah estetika dan keindahan kota serta diterima masyarakat,” harap Dedi.

Sementara itu, pengguna Jalan HZ Mustofa Kaka Ramadhan (34) mengatakan pembangunan air mancur di proyek penataan median tersebut diharapkan tidak seperti air mancur di jalan yang sama. Yakni di depan Rumah Sakit TMC. “Di sana kadang airnya muncrat ke mana-mana. Memang bagus kalau malam, tapi pengguna jalan harus diperhatikan juga,” pintanya.

Pengendara lainnya, Ujang Ansori (29) berharap air mancur yang nantinya menghias jalur HZ Mustofa, tidak seperti air mancur taman kota. “Ekspektasi masyarakat, ketika pemerintah membangun itu, pasti luar biasa. Jangan seperti yang taman kota, kelihatannya biasa saja padahal dananya besar,” tandasnya. (igi)

CALEG KITA

loading...

3 KOMENTAR

  1. Trotoar Jl. HZ, Jl. Cihideung, dan sekitarnya tolong dikembalikan ke fungsi asalnya sebagai sarana umum. mempercantik kota bagus, apalagi dengan menertibkan fasilitas umum lainnya..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.