Perda BCH Mandek, PAD Kota Banjar Tersendat

39
0
RAMAH. Pemerhati pemerintahan Sidik Firmadi saat ditemui beberapa waktu lalu. Dia menyoroti terkait mobil dinas. (cecep herdi / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Pemerhati Pemerintah Kota Banjar Sidik Firmadi menyoroti keterlambatan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) dan Perwal tentang Nilai Sewa Gedung Banjar Convention Hall (BCH).

Keterlambatan tersebut akan berdampak terhadap penyerapan atau realisasi pendapatan asli daerah (PAD).

Sidik yang juga dosen Ilmu Pemerintahan STISIP Bina Putra Kota Banjar itu menilai penyerapan PAD ketika belum adanya payung hukum menjadi bagian dampak kecil.

Padahal gedung berkapasitas tiga ribu orang itu sudah rampung dan dibuka secara resmi oleh wali kota pada Desember 2018.

“Pembangunan gedung itu menelan anggaran sekitar Rp 20 miliar. Namun, sampai saat ini belum diterbitkannya perda yang mengatur besaran nilai sewa gedung tersebut. Ini jelas akan merugikan Pemerintah Kota Banjar. Mengingat seharusnya BCH bisa dijadikan salah satu sumber PADr. Saya berharap wali kota segera mengajak DPRD untuk membahas dan mengesahkan Perda BCH, apalagi sebenarnya perda tersebut sudah disetujui Kemendagri,” kata Sidik kepada Radar, Minggu (24/11).

Kepala Bidang Pendapatan pada Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Banjar Heri Sapari menjelaskan, Raperda BCH telah rampung direvisi Kemendagri, tinggal pengesahan di DPRD.

Sambil menunggu pengesahan, Gedung BCH kini ada penambahan sarana peredam suara yang belum selesai dipasang.

“Target awal Perda BCH bisa disahkan pada Januari 2020. Gedungnya sekarang masih dipasang peredam suara sebagai fasilitas tambahan,” kata Heri.

Terpisah, Sekretaris Disnaker Kota Banjar Yudi mengatakan belum adanya regulasi yang jelas soal berapa biaya sewa Gedung BHC menjadi hambatan bagi para penyewa, termasuk SKPD di lingkungan Pemkot Banjar dan mungkin juga masyarakat umum.

“Ini jelas kerugian, karena tidak sedikit calon penyewa mengurungkan niat karena belum ada kejelasan soal harga. Seperti acara Job Fair 2019 yang rencananya akan dilaksanakan di BCH, namun belum jelas berapa anggarannya jadi pelaksanaan dialihkan di GBI,” ujarnya, menjelaskan. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.