Peredaran Miras Sulit Dilarang

221
0
Jajat Supriadi

PARIGI – Peluang pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang Larangan Peredaran Minuman Keras (Miras) di Kabupaten Pangandaran kecil kemungkinan bisa direalisasikan. Pemerintah hanya bisa mengawasi dan mengendalikan.

“Kalau untuk melarang kecil kemungkinan. Tapi kita tetap untuk pengendalian pengawasan. Masih diperbolehkan dijual di tempat tertentu dan diminum di tempat. Tapi itu juga harus punya izin yakni SIUP minuman beralkohol dan SKP-SKPL,” ungkap Kabag Hukum Setda Kabupaten Pangandaran Jajat Supriadi kepada Radar, Kamis (17/5).

Menurut dia, syarat-syarat yang harus ditempuh untuk membuka usaha penjualan barang haram itu memang berat.

“Belum pernah ada yang meminta izin dan kita belum pernah mengeluarkan izin untuk menjual minuman,” jelasnya.

Menurut dia, dengan Perda Pengendalian dan Pengawasan Miras nantinya seseorang bisa membeli dan meminumnya di tempat. Namun tidak boleh membawanya keluar.

“Tapi tetap saja harus menempuh izin. Tapi raperdanya juga baru akan dibuat,” tuturnya.

Sebenarnya, lanjut dia, sudah ada Perda K3 yang melarang menyediakan dan menjual minuman keras.

“Intinya sekarang tidak boleh menyediakan dan menjual minuman keras. Apalagi di warung-warung kecil itu,” jelasnya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pangandaran Jalaludin menuturkan bahwa pihaknya akan mendorong ada semacam tindakan untuk mengurangi peredaran miras yang ada.

“Karena di Pangandaran ini belum ada toko, distributor dan penjual yang berizin dan Pol PP belum bisa menindak. Karena Perda K3 itu belum ada turunan yang berupa perbupnya tentang larangan khusus. Seperti kasus pelarangan miras atau LGBT,” ujarnya.

Menurutnya, DPRD mendorong lahirnya Perda Larangan Peredaran Miras setelah melakukan kajian.

“Tapi tentunya kita terbatas oleh norma yang ada di negara kita,” katanya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.