Pergantian Musim,Warga Banjar Perhatikan Pakan Ternak

17

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANJAR – Peternak sapi lokal diminta waspada saat memasuki pergantian musim. Karena akan terjadi perubahan iklim dan suhu yang akan berpengaruh terhadap kondisi sapi.

“Maksudnya terhadap kesehatan sapi hal ini harus diantisipasi dengan pemberian pakan yang baik dan pemberian vitamin. Jika tidak maka risiko dari dampak pergantian cuaca bisa menimbulkan bloat (kembung) dan diare pada hewan sapi,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kota Banjar drh Iis Meilia Rabu (7/11).

Peternak, kata dia, harus memperhatikan hijauan pakan ternak, dimana musim hujan ini rumput cenderung basah. Untuk mencegah terjadinya diare pada sapi ternak, rumput yang baru diambil harus diangin-anginkan terlebih dahulu. Dikeringkan.

“Untuk mengantisipasi hal itu juga peternak harus memberikan pakan yang baik dan vitamin. Untuk bantuan vitamin langsung ke peternak-peternak sih tidak ada karena persediaan terbatas. Tetapi apabila ada peternak yang melaporkan ada sapinya bermasalah petugas langsung memberikan pelayanan,” ujarnya.

Sementara itu, Iis Meilia menegaskan daging sapi yang dikonsumsi masyarakat tidak ada yang berbahaya. Karena sapi yang dipotong di rumah potong hewan (RPH) sudah diperiksa antemortem (pemeriksaan sebelum dipotong) dan post mortem (pemeriksaan setelah dipotong).

“Jumlah sapi di Kota Banjar saat ini lebih kurang 1.200 ekor itu yang diternakan dan dalam pengawasan kami. Dan sapi-sapi yang didatangkan dari luar daerah untuk dipotong juga sudah melalui pemeriksaan di check point Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat,” kata Iis. (cep)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.