Pergerakan Tanah di Cibalong Tasik Makin Membahayakan

177
0
AMBRUK. Bangunan SD Babakan Jeruk Kecamatan Cibalong ambruk dan jalan penghubung antar kecamatan terbelah, Selasa (9/2/2021). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
AMBRUK. Bangunan SD Babakan Jeruk Kecamatan Cibalong ambruk dan jalan penghubung antar kecamatan terbelah, Selasa (9/2/2021). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

CIBALONG – Pergeseran tanah di Kampung Babakan Jeruk Desa Singajaya Kecamatan Cibalong semakin parah dan mengancam keselamatan warga. Bangunan SDN Babakan Jeruk pun ambruk karena terus terjadinya pergeseran tanah, Selasa (9/2/2021).

Selain itu, dari dua rumah yang rusak parah akibat pergeseran tanah kini bertambah menjadi tujuh rumah yang rusak berat. Selain merusak bangunan rumah dan sarana pendidikan, dampak pergeseran tanah meluas hingga menyebabkan jalan kecamatan dan perkebunan masyarakat terbelah memanjang.

Koordinator Forum Komunikasi (FK) Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya menjelaskan, dampak pergeseran tanah di Kampung Babakan Jeruk Desa Singajaya semakin parah, akibatnya rumah yang retak terus bertambah dan bangunan SD ambruk. Termasuk jalan kecamatan pun terbelah dan belum bisa dilalui kendaraan.

“Pergeseran tanah dirasakan kembali Selasa (9/2) sehingga menyebabkan bangunan SDN Babakan Jeruk yang tadinya retak, sebagian bangunannya kini ada yang ambruk,” ujar Jembar kepada Radar, kemarin.

Selain bangunan SD, lanjut dia, keseluruhan total tujuh rumah milik warga di Kampung Babakan Jeruk terdampak pergeseran tanah hingga mengalami kerusakan berat sampai tidak bisa dihuni oleh pemiliknya.

loading...

“Sebanyak tujuh kepala keluarga (KK), 19 orang jiwa harus dievakuasi dan diungsikan ke rumah saudara atau keluarganya yang lebih aman,” katanya, menjelaskan.

Dia menambahkan, kerusakan akibat pergeseran tanah juga meluas merusak jalan penghubung antar Kecamatan Cibalong-Parungponteng dan lahan perkebunan warga, sehingga mengakibatkan jalan dan kebun terbelah dan sebagian amblas ke bawah.

“Pergeseran tanah ini akibat intensitas hujan tinggi yang terjadi akhir-akhir ini dan tanah di Kampung Babakan Jeruk ini labil sehingga mudah dipicu ketika hujan turun,” papar dia.

Baca juga : SDN Babakan Jeruk Cibalong Tasik Akhirnya Ambruk

Tagana dan Pemerintah Desa Singajaya, Polsek, RT/RW dan kepala dusun setempat mengimbau kepada warga pemilik rumah untuk mengungsi ke rumah saudaranya masing-masing atau di tempat yang lebih aman. Hingga saat ini, pihaknya terus berupaya mengevekasuai material yang masih bisa dipergunakan dan memantau wilayah tersebut dengan menutup akses jalan.

Ketua Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin mengatakan, dampak pergeseran tanah semakin meluas merusak tujuh rumah, satu bangunan SD, termasuk jalan, maka sebanyak 30 orang selain pemilik rumah yang rusak berat diungsikan ke rumah saudaranya yang lebih aman.

“Bencana pergeseran tanah terus dirasakan di Kampung Babakan Jeruk Desa Singajaya. Sembari menunggu tim dari Badan Geologi, masyarakat diungsikan dan bangunan yang rusak serta jalan yang terbelah dan amblas diberi garis polisi, karena membahayakan masyarakat,” ujar dia. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.