Pergerakan Tanah di Cisayong Tasik, 1 Rumah Rusak

96
0
DIPERBAIKI. Rumah milik Iis Aisyah, warga Awitengah Desa Purwasari diperbaiki setelah sebelumnya roboh akibat pergeseran tanah, Senin (25/1).
Loading...

CISAYONG – Hujan deras yang terjadi beberapa hari ini menyebabkan pergerakan tanah di Kampung Awitengah RT/RW 05/04 Desa Purwasari Kecamatan Cisayong. Akibat kejadian ini, rumah milik Iis Aisyah rusak atau ambruk pada bagian atapnya.

Punduh Awitengah Endang mengungkapkan, pergerakan tanah akibat tingginya intensitas hujan pada beberapa hari lalu juga mengancam belasan rumah. Saat ini Iis beserta keluarga telah dievakuasi akibat pergerakan tanah ke rumah ibunya yang masih satu kepunduhan.

“Rumahnya yang berbentuk panggung bagian atapnya langsung roboh. Namun beruntung pergeseran tersebut segera diketahui sehingga ia dibantu oleh warga langsung memperbaiki bagian atap rumahnya,” ujarnya kepada Radar, Senin (25/1).

Baca juga : INNALILLAHI.. Bocah Tenggelam di Kolam Ikan di Tamansari Kota Tasik

Endang mengaku khawatir dengan kondisi tanah di daerahnya yang terus bergerak. Ia khawatir rumah warganya tiba-tiba amblas. Sehingga besar harapan ada solusi bagaimana baiknya mengatasinya.

loading...

Jika intensitas hujan meninggi, kondisi tanah labil sehingga membuat beberapa rumah ada yang rusak. Retaknya pun perlahan tapi pasti. Ia juga mengaku tidak tahu sampai kapan keretakan ini akan terjadi.

Untungnya, kata dia, tidak ada korban jiwa saat terjadi pergerakan tanah tersebut. Namun seluruh kerusakan sudah ditangani dengan perbaikan, dibantu oleh warga yang lainnya secara gotong-royong.

“Kami sudah mengimbau kepada warga atau masyarakat setempat agar selalu berhati-hati dan waspada saat beraktivitas maupun yang berada di dalam rumah karena dikhawatirkan adanya potensi bencana alam atau non alam yang lain,” kata dia.

Kepala Desa Purwasari Supendi Supriadi menyebutkan, kontur tanah di Awitengah memang labil sehingga setiap terjadi hujan besar sering terjadi pergeseran tanah. Dia pun mengimbau masyarakat setempat untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terlebih saat hujan tiba.

“Pergeseran tanah akibat hujan terus menerus kemudian di wilayah tersebut tanahnya cukup labil bahkan termasuk zona merah sehingga cukup mengkhawatirkan bagi warga. Menurut informasi dari BPBD seharusnya warga sudah direlokasi,” ungkapnya. (obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.