Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.3%

20.4%

8.3%

67%

Perhutani Tasikmalaya Apel Siaga, Siap Hadapi Ini..

121
0
PEEHUTANI TASIK GELAR PASUKAN
Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Tasikmalaya bersama Stakeholder, gelar pasukan, beberapa waktu lalu. Istimewa untuk radartasikmalaya.com

TASIKMALAYA – Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Tasikmalaya bersama Stakeholder, gelar pasukan dalam rangka keamanan hutan dan apel siaga serta sosialisasi dan simulasi pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kegiatan dilakukan pada Kawasan Hutan di Petak 5 Resort Pemangkuan Hutan RPH Sukaraja BKPH Singaparna, beberapa waktu lalu.⁸

Tujuannya, guna mengantisipasi terjadinya tindak pidana hutan dan gangguan keamanan hutan, khusunya kebakaran hutan lahan.

Simulasi dan sosialisasi ini dihadiri Administartur Perhutani KPH Tasikmalaya, Benny Suko Triatmoko, Wakil Administratur Perhutani Yuyu Rahayu, Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Badrudin.

Hadir, Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Tasikmalaya Nurudin, Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Tasikmalaya, Polhutan, Polter, Pecinta Alam Komunitas Brigade Rimbawan (COBRA) dan Lembaga Masayarakat Desa Hutan (LMDH) wilayah Perhutani KPH Tasikmalaya.

Administratur Perhutani KPH Tasikmalaya, Benny Suko Triatmoko mengatakan, tujuan dilakukan sosialisasi dan simulasi tersebut, selain meningkatkan kerja sama dan membangun sinergitas bersama stakeholder dan masyarakat sekitar hutan juga dalam penanggulangan keaman hutan dan Karhutla secara proporsional serta profesional.

“Kegiatan ini juga sebagai upaya penanggulangan kebakaran hutan dan antisipasi terjadinya kebakaran memasuki musim kemarau, serta untuk kesiapan petugas jika terjadi kebakaran,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (16/08).

Benny mengungkapkan, guna mengantisipasi terjdinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Perhutani Tasikmalaya, diintruksikan agar bias mengoptimalkan Poskolak dan Posatlak Damkar dimasing –masing wilayah dengan menetapkan lokasi Posko Dalkar.

Baik itu secara administartif pemerintahan maupun pengelolaan Perhutani KPH Tasikmalaya.

Benny mengimbau, kepada petugas pengamanan hutan dan Satgas Dalharhut (MDH-PA) dan LMDH jika terjadi gangguan keamanan hutan, harus secepat mungkin melaporkan ke pimpinan terdekat pada kesempatan pertama.

Sekaligus meminta agar selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas, tetap semangat serta laksanakan tugas dilapangan dengan penuh tanggung jawab.

“Setelah digelar simulasi tersebut, diharapkan kepada petugas Perhutani bisa mempersiapkan diri ketika terjadi kebakaran, karena saat ini memasuki musim kemarau di bulan Agustus 2020,” ungkap Benny.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Tasikmalaya Nuraedin mengatakan, untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran, salah satunya harus menanamkan rasa kepedulian terhadap kelesatarian alam.

Dengan alam terjaga, maka masyarakat sekitar hutan sejahtera.

“Menjaga terjadinya kebakaran alam bukan hanya tugas BPBD, tetapi tanggung jawab kita bersama. Selain itu, pemerintah telah membentuk Tim Penanggulangan Bencana di tingkat pusat dan daerah,” kata dia.

Kepala Seksi Satgas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya Supriatna menyampaikan, ada tiga unsur penyebab terjadinya kebakaran.

Diantaranya yaitu adanya bahan bakar, adanya panas (api) dan adanya oksigen. Sedangkan dalam penangananya ada beberapa cara, yaitu dengan alat pemadam kebakaran tradisional yaitu menggunakan alat yang ada di sekitar hutan seperti daun, ranting, tanah lumpur dan air.

“Selain itu mengunakan cairan kimia atau foder, dan mengadakan mobilisasi air dengan mobil,” ucapnya menambahkan.

(rls/radika robi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.