Perikanan Sumbang Rp 1, 289 Miliar

15
CARI IKAN. Para nelayan sedang menangkap ikan di Pantai Timur Selasa (13/8). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
CARI IKAN. Para nelayan sedang menangkap ikan di Pantai Timur Selasa (13/8). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan mengalami peningkatan sejak tiga bulan terakhir. Hal itu dipengaruhi oleh tangkapan ikan yang cukup banyak.

Kabid Perikananan Tangkap Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan Rusmana Sugianto mengatakan sampai akhir Juni 2019, hasil tangkapan ikan di Kabupaten Pangandaran mencapai 186, 66 ton.

”Untuk hasil tangkapan bulan Juli belum terlaporkan semuanya, jadi data yang ada baru sampai bulan Juni,” ungkapnya kepada Radar, Selasa (13/8).

Menurutnya, produksi ikan paling banyak di Koperasi Unit Desa (KUD) Minasari Pangandaran dengan total produksi mencapai 46,10 ton per bulan Juni. ”Produksi paling banyak kedua di Batukaras dan yang ketiga di Nusawiru,” jelasnya.

Lanjut dia, tangkapan ikan di semua kecamatan mengalami penurunan pada bulan Maret kemarin, karena dipengaruhi cuaca buruk. ”Saat itu tangkapan hanya mencapai 76,01 ton saja,” terangnya.

Sementara perolehan PAD, menurut dia, sudah bisa dilihat sampai dengan bulan Juli kemarin dan hasilnya cukup memuaskan. ”Kita mendapat Rp 1,289 miliar dari seluruh Kabupaten Pangandaran,” jelasnya.

Kecamatan Pangandaran menjadi penyumbang PAD terbanyak, dengan total mencapai Rp 129 juta. ”50 persen pendapatan dari sektor perikanan, disumbangkan Kecamatan Pangandaran,” ujarnya.

Untuk target PAD tahun ini, kata dia, mencapai Rp 2 miliar lebih dan hingga bulan Juli telah mencapai 49 persen. ”Tahun kemarin pendapatan kita juga surplus, mencapai 105 persen,” terangnya.

Salah seorang nelayan, Memed (45) mengatakan memang saat ini sedang memasuki masa panen raya. ”Sekalinya menarik jala, ikan yang didapat lumayan banyak,” ungkap dia. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.