Peringatan Isra Mi’raj, Wali Kota: Hayu Tingkatkan Kualitas Sholat

176
Walikota Tasikmalaya, Drs H Budi Budiman mengukuhkan para pengurus Forum Pondok Pesantren (FPP) Kota Tasikmalaya, pada acara peringatan Isra Mi'raj tingkat Kota Tasikmalaya di Masjid Agung, Rabu (11/4/2018). foto; salsabila / radartasikmalaya.com

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

KOTA TASIK – Bertempat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tingkat kota tahun 2018, Rabu (11/5).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pegawai di lingkungan pemerintahan Kota Tasikmalaya, anggota TNI/Polri, ulama, pimpinan pondok pesantren, anggota majelis taklim Masjid Agung Kota Tasikmalaya, dan ribuan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman mengatakan, peringatan Isra Mi’raj ini penting dan tidak hanya sebagai momentum semata.

Namun lebih kepada bagaimana memahami nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa luar biasa yang dialami Nabi Muhammad SAW tersebut.

“Hikmah yang didatangkan dari perjalanan Isra Mi’raj Nabi itu kan sholat. Jadi hayu semua umat muslim terkhusus di kota santri ini kita tingkatkan kualitas sholat. Karena kalau sholatnya sudah baik, inshaAllah semua aspek kehidupan akan baik juga,” ujar Budi saat ditemui awak media di sela kegiatan.

Selain diisi dengan tausiyah keagamaan menyangkut Isra Mi’raj, pada kegiatan tersebut sekaligus dilaksanakan pengukuhan pengurus Forum Pondok Pesantren (FPP) Kota Tasikmalaya periode 2018-2023 yang langsung dikukuhkan oleh Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman.

Budi mengharapkan, dengan dilantiknya pengurus organisasi FPP ini bisa membantu meningkatkan kualitas para santri dan mewadahi aspirasi para santri di pondok pesantren di Kota Tasikmalaya.

“Kalau ada organisasi seperti FPP ini In Syaa Allah akan memudahkan kordinasi dengan pemerintah jika terjadi masalah,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua FPP Kota Tasikmalaya KH Nunu Nurul Hidayat mengatakan, kedepan akan memprioritaskan programnya pada perbaikan sarana prasarana pondok pesantren.

“Kita lihat sekarang banyak pondok pesantren yang kumuh. Dengan adanya FPP sebagai jalur advokasi In Syaa Allah kami usahakan agar pembangunan pondok pesantren bisa lebih baik,” harap Nunu. (sal)

loading...