Perizinan Kafe di Tasikmalaya Harus Dicek

71
0
Dede Muharam Anggota DPRD dari Fraksi PKS
Loading...

TAWANG – Menjamurnya kafe di Kota Tasikmalaya harus ber­kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak. Pemkot perlu mendata setiap kafe dan membina mereka supaya menempuh proses izin.

Hal itu diungkapkan anggota DPRD dari Fraksi PKS Dede Muharam. Menurut dia, berkembangnya bisnis kafe harus dimanfaatkan pemerintah daerah. “Dinas Pariwisata dalam hal ini harus bekerja serius, jangan hanya menyentuh kafe dan restoran yang sudah berizin saja,” tuturnya.

Menurutnya, tidak akan sulit untuk mendorong kesadaran pentingnya proses izin kepada pelaku usaha kafe. Karena pada dasarnya hal itu untuk kelangsungan usaha mereka lebih baik lagi. “Pada prinsipnya mereka sudah tahu, tinggal mengingatkan dan memberi pemahaman,” ujar dia.

Setelah para pengusaha kafe mengurus proses izin,  pemerintah pun bisa menarik pajak. PAD Kota Tasikmalaya pun akan bisa bertambah untuk pembangunan yang berafiliasi kepada kepentingan masyarakat. “PAD kan bukan untuk pemerintah, tapi untuk masyarakat melalui pelayanan pemerintah,” tuturnya.

Jika memang pemilik kafe tetap enggan melakukan proses izin, maka tindakan represif perlu dilakukan. Tempat usahanya bisa disegel karena tidak mematuhi aturan baik undang-undang atau pun perda. “Kalau masih bandel ya segel saja, sesuai dengan prosedurnya,” katanya.

Loading...

Dia khawatir menjamurnya kafe tak berizin bisa memicu kemunculan jenis usaha serupa yang ilegal. Akhirnya pemerintah akan kewalahan menanganinya. “Kalau sudah terlalu banyak, pasti kewalahan,” ujarnya.

Di sisi lain, dia sangat bangga dengan merebaknya kafe-kafe di Kota Tasikmalaya. Pasalnya, hal itu menunjukkan geliat usaha di Kota Resik ini menjadi lebih baik. “Keberadaan kafe-kafe ini harus kita sambut dengan baik, ini artinya ekonomi masyarakat akan menjadi lebih baik,” tutur dia. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.