Perkantoran Harus Siapkan Ruang Khusus Anak

12
TALKSHOW. Pengadilan Agama Kelas I-A bersama KPAID Kabupaten Tasikmalaya talkshow terkait kantor ramah anak Jumat (2/11).

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya meminta semua perkantoran baik pemerintah mau pun swasta untuk menyediakan ruangan khusus bagi anak. Itu sebagai upaya mewujudkan kabupaten layak anak.

Satgas KPAID Kabupaten Tasikmalaya Kinanti Kintamani menjelaskan saat ini baru Pengadilan Agama Kabupaten Tasikmalaya Kelas IA yang sudah menyediakan ruangan khusus untuk anak dan ibu menyusui. Ini menandakan lembaga pelayanan ini sudah benar-benar ramah untuk anak. Sehingga ketika masyarakat yang akan menjalani sidang perceraian bisa menyimpan anaknya di ruangan khusus tersebut.

“Jadi untuk menunjang kabupaten layak anak, semua perkantoran yang berkaitan dengan pelayanan publik harus menyediakan ruangan khusus untuk anak dan ibu menyusui,” ujarnya usai talkshow Bincang Radar di Radar TV, Jumat (2/11).

Lanjut dia, perkantoran yang harus menyediakan tempat khusus diantaranya milik pemerintah dan swasta. Itu pun yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Misalnya rumah sakit, puskesmas, perbankan, kepolisian dan lainnya harus menyediakan ruangan khusus untuk bermain anak. Sehingga anak bisa aman dan nyaman ketika dibawa orang tuanya ke tempat tersebut,” bebernya.

Wakil Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Tasikmalaya Kelas IA Hj Sri Sulistyani Endang Setyawati SH MSi mengatakan pembuatan ruangan khusus bagi anak ini sebagai bentuk mewujudkan kabupaten layak anak. “Apalagi PA ini merupakan instansi pelayanan publik,” katanya.

Lanjut dia, diharapkan apa yang sudah dilakukan di Pengadilan Agama bisa ditiru perkantoran lain di Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga bisa terwujud kalau kabupaten ini sudah layak anak dengan menyelamatkan dan memberi aman kepada anak. (yfi)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.