Perkuat Kompetensi Sosial Guru

273
0
DIKLAT. Pemateri Dr H Dadang Yudhistira SH MPd menjelaskan tentang pengembangan kompetensi sosial dan kepribadian guru di SDN 1 Sindangpalay Indihiang Kota Tasikmalaya Selasa (31/12/2019). FATKHUR RIZQI / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Mang Koko Kecamatan Indihiang bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Indihiang menggelar workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Mandiri di SDN 1 Sindangpalay 29-31 Desember 2019.

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 76 guru dan kepala sekolah Se Kecamatan Indihiang. Tujuannya agar tenaga pendidik dapat memberikan layanan pendidikan yang bermutu, berkeadilan dan berkarakter.

Ketua Pelaksana Kegiatan Momon Rahman SPd MSi mengatakan bahwa pendidikan dan pelatihan (diklat) pengembangan kompetensi sosial kepribadian guru ini sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa menuju visi SDM Unggul Indonesia Maju.

“Pelatihan ini mengarahkan dan mengajarkan bagaimana pengembangan kompetensi sosial kepribadian guru mulai dari cara berkomunikasi, bergaul dan menerapkan prinsip semangat kebersamaan dan kebangsaan,” kata dia kepada Radar, Selasa (31/12/2019).

Diklat ini, sambunganya, mengarahkan pengembangan kecerdasan sosial guru yang nantinya akan membantu memperlancar jalannya pembelajaran serta dapat menghilangkan kejenuhan siswa dalam belajar.

Misalnya guru bisa mengadakan diskusi dan melakukan kunjungan langsung kepada masyarakat, dengan demikian akan tertanam rasa peduli terhadap kepribadian siswa.

“Diklat ini juga dalam rangka mempersiapkan perubahan kebijakan Mendikbud mengenai konsep Merdeka Belajar,” ujarnya.

Maka dari itu, lanjutnya, untuk mempersiapkan kebijakan baru tersebut, guru dibekali dengan materi yang diberikan secara tematik, diantaranya kebijakan dalam menghadapi isu pendidikan di era Menteri Pendidikan dan Kebudayaan baru di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, pengembangan kompetensi sosial kepribadian guru melalui jurnal reflektif, membangun kepribadian guru profesional dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan lainnya.

“Tindak lanjutnya nanti bisa dengan membuat rencana pembelajaran berkarakter,” ujarnya.

Senada, Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (PGTK) Disdik Kota Tasikmalaya Asep Sudrajat Hardipraja SPd MAk menjelaskan, menurut UU No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, ada empat kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seorang guru profesional dalam pendidikan.

Empat kompetensi dasar tersebut yakni kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial. Makanya, dengan Diklat tersebut bukan hanya kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional saja yang diasah, kompetensi kepribadian dan sosial kepribadian juga dilatih dengan baik. Hal ini agar terjadi interaksi antara guru, siswa dengan sumber belajar yang ada.

“Guru perlu memiliki strategi pembelajaran tertentu agar interaksi belajar yang terjadi berjalan efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran dan memberikan wawasan kebangsaan,” katanya. Manfaat diklat ini akan menambah kemampuan guru dalam berinteraksi dan berkomunikasi sosial yang baik. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.