Perlu Langkah Kongkret, Tingkatkan Daya Saing Produk Unggulan Tasik

68
0

TASIK – Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya H Denny Romdony menilai turunnya daya saing pada produk unggulan karena kurangnya keseriusan dan komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya. Menurut dia, komitmen penting dalam peningkatan daya saing produk unggulan.

Selain komitmen, dibutuhkan juga keberpihakan anggaran, seperti untuk pelatihan agar kualitas produk unggulan Kota Tasikmalaya sesuai standar. “Saat ini yang harus dilakukan yakni membawa lebih banyak pengunjung dari luar Kota Tasikmalaya dengan tujuan untuk membeli produk unggulan itu. Kalau hanya pameran-pameran tidak akan efektif meningkatkan daya saing,” ujarnya.

Koordinator Daerah ABDSI (Asosiation Bussines Development Sevices Indonesia) Kota Tasikmalaya Mochamad Irvan mengatakan peningkatan daya saing produk unggulan harus menjadi program prioritas Pemerintah Kota Tasikmalaya. “Peningkatan daya saing produk tersebut sesuai UU Nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil Menengah dan PP 17 tahun 2013 Implementasi dari UU 20 tahun 2008 yakni bisa melalui pelatihan, pembiayaan, standarisi produk maupun pemasaran produk, kemitraan, bussines matching dan lainnya,” kata dia.

Irvan pun berharap ada langkah-langkah kongkret dan fokus dari pemerintah agar produk unggulan bisa berdaya saing. “Nantinya kalau produk unggulan itu betul-betul mampu berdaya saing dan maju akan berdampak terhadap pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak,” kata dia.

Irvan menyarankan pemkot melibatkan OPD, BUMN, BUMD dalam pembinaan UMKM. “Peningkatkan daya saing produk unggulan Kota Tasik jangan terkesan masing-masing dalam pelaksanaannya, sehingga tidak ada hasil yang maksimal,” kata dia.

Sebelumnya, turunnya daya saing produk unggulan Kota Tasikmalaya dalam tiga tahun terakhir ini menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kota Tasikmalaya. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan.

“Memang produk unggulan kita saat ini menurun,” kata Ivan  Kamis (12/12). Sampai saat ini pihaknya belum mengetahui penyebab penurunan daya saing produk unggulan Kota Tasikmalaya itu. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.