Permata Berkharisma Sasar Perempuan

189
0
KONSOLIDASI. Bakal Calon Bupati Tasikmalaya H Azies Rismaya Mahpud konsolidasi dengan Permata Berkharisma Selasa (29/9).
KONSOLIDASI. Bakal Calon Bupati Tasikmalaya H Azies Rismaya Mahpud konsolidasi dengan Permata Berkharisma Selasa (29/9).

TASIK – Seluruh perwakilan Kecamatan Persatuan Emak-emak Tasikmalaya (Permata) Berkharisma se-Kabupaten Tasikmalaya. Berkonsolidasi dalam upaya memenangkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya, H Azies Rismaya Mahpud dan H Haris Sanjaya.

Mereka membahas rencana kerja dan merancang formulasi pendekatan ke publik. Sebagai salah satu topik isu yang akan ‘didagangkan’ di masa kampanye.

Salah satunya persoalan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dimana Tasikmalaya berada di urutan nomor dua terakhir se-Jawa Barat.

“Nah, tadi isu tersebut yang menjadi salah satu program yang akan didorong Azies-Haris. Kita ketahui, berdasarkan data statistik IPM kita masih terendah,” kata Juru Bicara Azies.

Nandang Suherman usai konsolidasi pemenangan di Bukit Lestari Kecamatan Kawalu, Selasa Siang (29/9).

Permata Berkharisma bakal menyasar kalangan perempuan untuk meraih dukungan. Sebab, praktik dan prinsip kehidupan kaum perempuan, banyak yang belum dilaksanakan kalangan bapak-bapak. Diantaranya penerapan prinsip berbagi dan keadilan.

“Emak-emak sudah melakukannya, ketika mengandung ia harus berbagi hidup dengan bayinya. Apa yang dikonsumsi, akan dikonsumsi juga bayinya. Setelah itu ya memastikan tumbuh kembang anaknya dengan sehat, melalui asupan gizi cukup agar kelak sehat dan memiliki intelektual bagus,” kata dia memaparkan.

Para emak pun, kata Nandang, sering mendahulukan kepentingan atau kebutuhan anaknya dibanding diri sendiri. Bahkan, generasi ke depan pun, tanggungjawab besarnya berada di kalangan emak yang mayoritas aktivitas kesehariannya berinteraksi dengan anak.

“Kemudian dari prinsip keadilan, emak-emak lebih tahu dalam praktiknya bukan sebatas teori. Bagaimana membagi sesuatu dengan anak-anaknya, diatur secara proporsional,” ujarnya.

Menurutnya, Azies akan memastikan laju pemerintahan ke depan melalui prinsip-prinsip tersebut. Supaya siklus kehidupan berjalan seimbang, layaknya pembangunan infrastruktur dan sufrastruktur berjalan beriringan.

“Nah, dengan beratnya beban para emak, Pak Azies akan mengafirmasi pendidikan istri tidak boleh ketinggalan dibanding suaminya. Mereka yang mendidik, mengayom anak-anak mereka,” tuturnya.

Dia merinci di Kabupaten Tasikmalaya berdasarkan data BPS selama 5 tahun terakhir, yakni di Tahun 2015 di angka 63.17, Tahun 2016 meningkat sedikit di angka 63.57. Sementara di Tahun 2017 di angka 64.14, kemudian Tahun 2018 tepat di angka 65.00.

“Nah di Tahun 2019 IPM kita di angka 65.64. Ketika itu diklasifikasi, IPM perempuan lebih rendah, yakni di angka 60.83 sementara laki-laki 70,57,” analisisnya.

Nandang menegaskan Azies-Haris berkomitmen akan memperjuangkan ketimpangan tersebut. supaya tidak terjadi gap yang rentang selisihnya cukup jauh. Secara statistik aspek kesehatan perempuan lebih bagus. Umur harapan hidup lebih tinggi dibanding laki-laki. Hanya dari aspek pendidikan masih terlampau rendah.

“Maka tugas bupati untuk memastikan agar kesenjangan tersebut tidak lebar seperti itu, dengan melakukan afirmasi (perlakuan khusus) kepada perempuan untuk mengejar keteringgalan tersebut,” tegas Nandang.

Ia menambahkan dari sisi ekonomi pun, kaum perempuan akan didorong lebih produktif dalam penambahan income keluarga, dimulai dari skala rumahan. Melihat, sisi penghasilan kalangan perempuan di Kabupaten Tasikmalaya mayoritas masih bergantung ke suami masing-masing.

“ARM akan memastikan supaya itu tidak tertinggal, gap emak-emak dengan para suami tak terlalu jauh dan itu menjadi pendapatan bersama, sehingga akumulatif penghasilan keluarga meningkat,” jelasnya.

Berbekal wawasan tersebut, Permata Berkharisma akan menggaungkannya ke masyarakat dari mulai lingkungan TPS masing-masing. Sebab, komitmen Azies-Haris mengakselerasi kalangan emak-emak yang bakal mencetak generasi berkualitas.

Disamping karakteristik Kabupaten Tasikmalaya yang kental dengan masyarakat yang religius, dibekali SDM mumpuni, tentu sangat siap menyongsong Bonus Demografi mendatang.

“Besok pun emak-emak akan kita beri pelatihan teknis bagaimana menjaring suara, mendekati pemilih secara door to door di lingkungan masing-masing. Ini sebagai bukti, Pak Azies itu tidak berambisi merebut kekuasaan, namun ingin membangun kesadaran masyarakat dengan edukasi-edukasi semacam ini,” papar Nandang. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.