Perpustakan Belum Representatif

30
MEMBACA. Anak-anak terlihat sedang membaca buku di Alun-Alun Parigi Kabupaten Pangandaran kemarin (16/7). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PARIGI – Minat baca di Kabupaten Pangandaran dinilai cukup baik, jika dilihat dari total kunjungan masyarakat ke perpustakaan tahun 2018 lalu. Tetapi kondisi perpustakaan umum masih dianggap kurang representatif.

Kepala Bidang Pengolahan Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Solehudin mengatakan tahun 2018 lalu total kunjungan ke perpustakaan mencapai 2000 orang, dari target kunjungan sebanyak 1000 orang.

”Itu diakumulasikan dari kunjungan ke perpustakaan umum, perpustakaan keliling dan layanan perpustakaan pojok baca. Termasuk di perpustakaan di sekolah,” ucap dia kepada Radar saat ditemui di ruang kerjanya Senin (15/7).

Menurutnya, Dinas Perpustakaan menggandeng berbagai komunitas untuk meningkatkan minat baca masyarakat Pangandaran seperti Sabalad, Plankton, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Komunitas Punk.

”Jadi kerjasamanya berbentuk silang layan, mereka dipinjami buku dalam kurun waktu tertentu. Nantinya dikembalikan lagi, kemudian ditukar dengan buku baru” terang dia.

Soleh mengatakan tanpa kerjasama dengan berbagai komunitas pojok baca di Pangandaran, kata dia, akan sulit menumbuh kembangkan minat baca secara luas. ”Apalagi letak perpustakaan umum, masih kurang representatif,” ucap dia.

Menurutnya, banyak masyarakat yang lebih suka membaca di pojok baca atau ruang terbuka, dibanding datang ke perpustakaan daerah. ”Seperti di Alun-Alun Parigi, Pojok Baca di Lapang Merdeka dan Pangandaran Creative Space,” ujarnya.

Hal itu dianggap wajar, karena fasilitas layanan di perpustakaan umum sendiri masih dianggap kurang representatif.

”Kita belum ada sekat antara ruang baca anak-anak dan dewasa, kemudian pengklasifikasian buku masih kurang, sebab minimnya SDM,” paparnya.

Namun, ke depan mereka akan terus membenahi perpustakaan baik dari segi fasilitas dan pelayanan supaya lebih banyak dikunjungi masyarakat. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.