Pers dan Akademisi Harus Bersinergi

44
0
KUNJUNGAN. Ketua Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Ar-Risalah Prof Dr H Kartawan SE MP (kedua dari kiri) berdiskusi dengan perwakilan perusahaan dan redaksi Radar Tasikmalaya Group, Jumat (12/7).

CIHIDEUNG – Dalam membangun sumber daya manusia (SDM), perlu kerja sama dari berbagai pihak. Sinergi antara akademisi dan media massa dinilai perlu dibangun untuk mencerdaskan masyarakat.

Ketua Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Ar-Risalah Prof Dr Kartawan SE MP mengatakan bahwa ruang edukasi di kampus cenderung hanya sampai di kalangan mahasiswa saja, sedangkan masyarakat yang perlu diedukasi tersebar di mana-mana. “Kampus punya bahan untuk edukasi, tapi kan ruangnya terbatas,” ujar dia saat berkunjung ke Graha Pena Radar Tasikmalaya, Jumat (12/7).

Maka dari itu, pihaknya perlu bersinergi dengan media massa untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan demikian, manfaatnya bisa lebih besar. “Kalau di media massa banyak yang membacanya,” tutur dia.

Sinergi antara akademisi dan media massa memang sudah terbangun sejak lama. Akan tetapi, kolaborasinya belum maksimal. Maka dari itu, perlu kerja sama yang lebih kuat antara kedua unsur tersebut. “Harus diperkuat lagi sinergitasnya, karena keduanya punya tugas yang sama,” katanya.

Efek dari kuatnya kolaborasi antara akademisi dengan media massa akan meningkatkan SDM. Dampak lebih jauhnya bisa meningkatkan kecerdasan dan perekonomian masyarakat. “Jadi masyarakat kita akan jauh lebih baik karena pengetahuan dan wawasan mereka terus bertambah,” tuturnya.

Maka dari itu, STEI Ar-Risalah berencana untuk melakukan kajian-kajian khususnya di bidang ekonomi syariah. Hasilnya akan disampaikan melalui media untuk memberikan pencerahan. “Bisa itu dalam bentuk artikel atau yang lainnya,” kata dia.

Direktur Radar Tasikmalaya Dadan Alisundana sepakat dengan gagasan Prof Kartawan. Perusahaan media sebagai agen perubahan juga memerlukan bahan dari kajian akademisi untuk membangun opini di masyarakat. “Kalau media menggelindingkan hasil kajian akademisi, itu membangun opini di masyarakat,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.