Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

13

SUKAMANTRI – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis berupaya untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba. Salah satunya dengan melaksanakan pelatihan penggiat antinarkoba di Aula Kecamatan Sukamantri, Selasa (27/11).

Pelatihan itu dilaksanakan di Sukamantri lantaran wilayah tersebut merupakan kawasan perbatasan di Ciamis utara. Terlebih sebelumnya ditetapkan sebagai desa siaga narkoba. Maka dari itu, dalam pelatihan ini, BNNK melibatkan perwakilan karang taruna, MUI, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), tokoh masyarakat dan perangkat desa di wilayah Sukamantri.

Sementara, dari lima desa di Kecamatan Sukamantri, dua di antaranya dijadikan pilot project siaga narkoba. Yakni Desa Sukamantri dan Desa Cibeureum. BNNK meminta para kepala desa berperan serta dalam menanggulangi narkoba. Pasalnya, masalah tersebut tidak cukup ditangani oleh BNN saja. “Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat yang dinilai mampu meredam penyalahgunaan narkoba yang saat ini sudah cukup memprihatinkan banyak kalangan,” terang Kepala BNNK Ciamis AKBP Yaya Satyanagara SH.

Keterlibatan semua elemen merupakan kunci penanggulangan narkoba. Maka dari itu, program desa bersih dari narkoba diharapkan mampu meminimalkan peredaran gelap barang haram itu. “Kami perlu penanganan yang sangat serius dan harus ditingkatkan untuk menyelamatkan bangsa dari kehancuran akibat penggunaan narkoba,” tuturnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.