Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4%

19.6%

8.1%

68.2%

Persiapan KBM Tatap Muka, 90 Guru SMAN 5 Kota Tasik Ikut Swab Test Massal

987
1
SWAB TEST MASSAL DI SMAN 5 KOTA TASIK radartasikmalaya.com
Salah seorang guru SMAN 5 Kota Tasik saat di-tes swab, Kamis (27/08) siang. rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Guna mematangkan persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, 90 orang mulai guru hingga keamanan SMAN 5 Kota Tasik, ikuti swab test massal, Kamis (27/08).

Kepala Seksi (Kasi) Survailans Imunisasi Dinkes Kota Tasik, Siti Mulyati menargetkan pelaksanaan tes swab kali ini bisa dapat diikuti oleh 90 orang.

Mereka adalah, para guru, karyawan tata usaha, hingga petugas keamanan sekolah.

Menurut dia, pelaksanaan tes swab ini sebagai upaya melakukan deteksi dini penyebaran Covid-19, khususnya di lingkungan sekolah.

“Sejauh ini kita sudah melaksanakan sekira 2.000 sampel dari target 7.000 tes swab. Nanti akan terus dilakukan untuk skrining,” katanya kepada radartasikmalaya.com.

Siti menerangkan, pelaksanaan tes swab di SMAN 5 Kota Tasik ini merupakan yang pertama kali dilakukan di lingkungan sekolah.

Menurut dia, hasil tes swab itu nantinya dapat dimanfaatkan pihak sekolah untuk menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka.

Sebab, pelaksanaan tes swab kepada guru merupakan salah satu syarat KBM tatap muka.

Pelaksanaan tes swab massal di SMAN 5 lantaran pihak sekolah sudah mendaftarkan diri ke Dinas Kesehatan untuk kegiatan itu.

Sementara sekolah yang belum mendapat jatah tes swab massal akan dilakukan selanjutnya.

Dia menambahkan, tak bisa melakukan tes swab kepada seluruh guru di Kota Tasik.

Sebab, jumlah guru di wilayah itu sangat banyak sementara ketersediaan peralatan tes swab terbatas. “Sisanya nanti mungkin akan melakukan secara mandiri,” tambahnya.

Kepala SMAN 5 Kota Tasik, Aam Abdullah Mahmud menuturkan, pelaksanaan swab kepada tenaga pengajar merupakan salah satu syarat sekolah untuk melakukan KBM tatap muka.

Karena itu, pihaknya mengajukan permintaan pelaksanaan tes swab ke Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya.

“Kebetulan di dinas ada program tes swab massal. Jadilah tes swab dilakukan di sini,” tuturnya.

Menurut dia, pelaksanaan tes swab kepada para karyawan sekolah itu merupakan salah satu langkah verifikasi internal untuk kembali membuka KBM tatap muka.

Setelah itu, pihak sekolah baru akan mengajukan surat pernyataaan ke orang tua siswa untuk mengizinkan anaknya kembali belajar di sekolah.

Ketika sudah ada pernyataan dari orang tua, baru sekolah akan melakukan verifikasi eksternal dengan melibatkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasik. “Diharapkan 1 Oktober bisa dibuka,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

1 KOMENTAR

  1. Guru dg siswa jarang berinteraksi sampai bersentuhan. Yg sering seperti itu siswa dg siswa, disaat jam istirahat. Klo mau, siswanya di swab semua. Ingat swab bukan anti virus, tidak menjanjikan skrg negatif selamanya negatif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.