Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

2.8%

19.1%

7.1%

71%

Persoalan Open Bidding Hanya Etika

24
0

INDIHIANG – Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya sedang menyusun rekomendasi terkait proses Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau lebih dikenal dengan open bidding (lelang terbuka).

“Hasil penelusuran kami, akan kami susun sebagai rekomendasi terhadap pimpinan menindaklanjuti hasil telaahan kami pada open bidding,” ujar Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya Anang Safaat kepada Radar, Minggu (8/12).

Menurut dia, hasil konsultasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) beberapa waktu lalu, hal yang menjadi krusial pada pelaksanaan open bidding jabatan eselon II itu adalah norma atau etika. Adapun indikasi pelanggaran pada tahapan demi tahapan seleksi tidak ada.

“Contohnya kemarin bertemu rektor perguruan tinggi, salah satu anggota panitia seleksi (pansel). Bahwa adanya dosen atau tokoh akademisi dari kampusnya, tidak seizin pihak kampus melainkan personal,” katanya.

Ketika pihak kampus mengetahui bahwa salah seorang tenaga dosennya diminta menjadi pansel, kata dia, otomatis kampus akan merekomendasikan siapa saja yang layak untuk menjadi pansel. Dengan begitu, tidak akan terjadi keanggotaan pansel oleh personel yang itu-itu saja. “Kalau rektornya tahu dan seorang akademisi itu diizinkan menjadi pansel open bidding, otomatis merujuk figur yang mumpuni dan bersertifikasi. Jadi yang kemarin itu, personal tidak sepengetahuan lembaga pendidikan tempatnya bertugas. Menurut KASN harusnya diketahui kampus,” ucap politisi Demokrat tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya H Dayat Mustofa mengatakan secara umum hasil pendalamannya seluruh tahapan berlangsung sesuai aturan yang berlaku.

“Hanya kemarin ada ketidaksesuaian tafsir aturan dari mulai syarat pansel, open bidding di dinas tertentu dan hal lainnya,” kata dia.

“Kami sedang merangkum seluruh hasil telaahan dan pendalaman supaya segera direkomendasikan terhadap pimpinan, terkait sikap dan langkah apa yang akan dilaksanakan selanjutnya DPRD menyikapi open bidding,” lanjut politisi Golkar tersebut. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.