Pertumbuhan Ekonomi Terancam Melambat

28
0

JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi global saat ini melambat. Perlambatan ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, perlambatan ekonomi global dipengaruhi ekonomi Amerika Srikat (AS).

“Dimana berkurangnya stimulus fiskal, menurunnya produktivitas tenaga kerja, dan berkurangnya ketidakpastian di pasar keuangan,” kata Perry di Jakarta Kamis (21/3).

Pertumbuhan ekonomi Eropa, kata Perry, juga akan makin melambat. Hal itu dipengaruhi menurunnya ekspor akibat permintaan dari China yang terbatas.

“Juga dipengaruhi melemahnya keyakinan usaha, berlanjutnya ketidakpastian penyelesaian masalah Brexit,” ujar Perry.

“Ekonomi China juga akan melambat karena dipengaruhi tertundanya stimulus fiskal dan belum meredanya ketegangan hubungan dagang dengan AS,” imbuh Perry.

Dampak lainnya, lanjut Perry, harga komoditas global, termasuk minyak dunia juga akan menurun. Kendati demikian, menurut Perry, di satu sisi bernilai positif karena akan banyak investor asing ke Indonesia.

“(Kondisi ini) memberikan tantangan dalam mendorong ekspor, namun di sisi lain lebih positif bagi aliran masuk modal asing ke negara berkembang, termasuk Indonesia,” ujar Perry.

Sementara peneliti Indef Nailul Huda menilai lonjakan investor asing ke Indonesia lantaran The Fed menahan suku bunganya.

“Hal tersebut menimbulkan adanya lonjakan modal asing masuk ke Indonesia sehingga IHSG naik di penutupan hari ini. Satu hal yang positif bagi pasar keuangan dan rupiah kita,” kata Nailul Huda.

Selain itu, perlambatan juga berpotensi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat. “Namun perlambatan ini ada konsekuensinya juga yaitu pertumbuhan ekonomi terancam melambat, juga seiring dengan perlambatan ekonomi global,” ujar Nailul Huda.

Menurut Nailul Huda, faktor penumbuh ekonomi dari luar (seperti ekspor) juga terancam akan melambat. Lantas apa yang mesti dilakukan pemerintah?

“Yang harus dilakukan pemerintah tentu faktor dalam negeri seperti pengeluaran pemerintah, investasi dan konsumsi masyarakat. Konsumsi masyarakat harus dijaga dengan menjaga tingkat inflasi,” pungkasnya. (din/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.