Perusak Alquran di Jalan Galunggung Kota Tasik Diciduk Polisi

12491
1

KOTA TASIK – Kasus perobekan lembaran Alquran hingga tercecer di Jalan Galunggung, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya dan videonya sempat viral di media sosial diungkap Polres Tasikmalaya Kota.

Pelakunya, inisial EE (33), warga Cigeureung, Kecamatan Cipedes, diciduk Polisi hari Kamis (19/12) sore.

Hal itu dibenarkan Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto. “Terlapor atas nama EE (33). Dia menderita gangguan jiwa. Pelaku sudah kami tangkap,” ujar Kapolres kepada radartasikmalaya.com saat konfrensi pers di Mapolres Tasikmalaya Kota, Jumat (20/12) siang.

Tindakan pelaku ini, terang Kapolres, adalah tindak pidana mengeluarkan perasaan di tempat umum atau melakukan perbuatan penodaan terhadap suatu agama di Kota Tasikmalaya. “Ini agar tidak menimbulkan fitnah dan tak bias informasinya,” terangnya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro menuturkan, kronologi kasus ini bermula ketika Kamis (19/12) pagi sekitar pukul 05.00 WIB pihaknya menerima informasi dari masyarakat yang telah menemukan lembaran atau potongan Alquran berserakan di jalan raya.


“Kemudian pelapor ini mengumpulkan potongan lembaran Alquran yang sobek itu memasukan ke dalam kresek. Kemudian dilaporkan kepada kami. Berangkat dari informasi itu, kami melakukan penyelidikan dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP),” tuturnya.

Lalu, beber Dadang, pihaknya langsung mencari dan mengumpulkan keterangan terkait dengan dugaan tindak pidana tersebut. Lalu, pada saat pihaknya melakukan penyelidikan dengan meminta informasi dari lokasi ditemukannya potongan lembaran Alquran tersebut, diperoleh keterangan dari salah seorang saksi satpam.

“Jadi bahwa pada hari Minggu (15/12) Lalu, dia (saksi satpam, Red) sempat melihat ada Alquran yang masih utuh di sebuah rumah kosong di dekat TKP. Saat itu juga di lokasi ada seseorang (pelaku) yang diduga sebagai terlapor,” bebernya.

Sampai keesokan harinya, tambah Dadang, saksi itu masuk ke dalam rumah kosong itu lagi dan kondisi Alquran tersebut masih utuh.

“Begitu kami datangi TKP dan kemudian mencari keterangan, saksi tersebut teringat. Apakah potongan Alquran yang ditemukan di TKP ada kaitan dengan yang pernah dia lihat di rumah kosong tersebut atau tidak,” tambahnya.

Jelas Dadang, lalu saksi itu bersama anggota kami mengecek ke rumah kosong itu.

“Ternyata ditemukan, Alquran yang sebelumnya masih utuh banyak potongan yang berserakan di lantai rumah kosong itu. Dan potongan Alquran di rumah itu identik dengan yang ditemukan di jalan oleh saksi” jelasnya.

Berbekal fakta itu pihaknya langsung menangkap yang diduga sebagai terlapor atau tersangka dan diminta keterangannya.

“Dari hasil keterangan didapati bahwa yang bersangkutan membenarkan bahwa potongan lembaran Alquran yang berserakan tersebut telah dibuang dia pada hari Kamis sekitar pukul 01.00 WIB,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.